Nusantara

Gegara Bangun Taman, Warga Minta Bupati Ini Ditahan

Taman Raja Batu/Pencarian Google

PUBLIKA- Puluhan massa yang berasal dari Gerakan Masyarakat Sumatera Utara (Gema Sumut) menggelar unjuk rasa, meminta Kejaksaan memeriksa Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution, Selasa (6/3/2018).

Ternyata, tuntutan massa tersebut disebabkan oleh pembangunan Tapian Siri-siri Syariah dan Taman Raja Batu yang berada di perkantoran Paya Loting, Panyabungan, Kabupaten ‎Madina. Massa menduga, ada indikasi korupsi dalam pembangunan senilai Rp 20 miliar tahun anggaran (TA) 2015 itu.

Baca juga:  Wah, Ustad Tengku Zulkarnain Semarakkan Tablig Akbar Masjid Noer Ida Deliserdang

“Kita meminta kepada Kejati Sumut untuk segera memeriksa Dahlan Hasan Nasution. Karena, Bupati aktor intelektual pertama dalam kasus korupsi ini, dan Kejati Sumut segera menetapkan tersangka dalam kasus korupsi ini,”‎ ungkap Koordinator Aksi, Abdurrahman Saleh Simanjuntak.

“‎Bila Kejati Sumut tidak bisa mengungkap tersangka dan penyidik kasus seperti ini terus. Kita akan alihkan dan laporak ke KPK. Biar KPK mengusut kasus korupsi ini,” sambungnya.

Baca juga:  Dorong Sumatera Utara Aerotropolis 2024, HMI Sumut Gelar Seminar Nasional

Menjawab aspirasi massa, Kasi Penkum dan Humas Kajati Sumut, Sumanggar Siagian mengatakan akan mendalamu indikasi korupsi tersebut.

“Ada keinginan Bupati Madina menjadi tersangka. Disini kita melihat prosesnya dulu dengan proses hukum kita lakukan. Ini masih tahap penyeledikan. Bila ada indikasi korupsi dilakukan Bupati, segera kita lakukan pembuktian dengan penyidikan,” jelas Sumanggar.

Baca juga:  FAJI Sumut 2018 – 2022 Dilantik, Usung Misi Prestasi dan Penyelamatan Lingkungan Sungai

Sebelumnya, tim penyidik Pidsus Kejati Sumut sudah melakukan ekspos internal kasus dugaan korupsi ini di Kejati Sumut, Kamis (1/3/2018) lalu. (*)

Komentar Facebook



Loading...
To Top