Serbaneka

Hati-hati, Gigitan Nyamuk Ini Sebabkan Radang Otak

Nyamuk Cultex/Pencarian Google

PUBLIKA- Nyamuk merupakan serangga yang sangat dibenci manusia. Apalagi, ada jenis nyamuk yang dapat menyebabkan manusia terkena penyakit malaria atau demam berdarah (DBD).

Selain menyebabkan munculnya penyakit malaria, ternyata ada juga satu jenis nyamuk yang dapat menyebabkan munculnya penyakit radang otak. Ialah nyamuk jenis Cultex.

Dikutip dari berbagai sumber, gigitan nyamuk Cultex dapat menyebarkan virus Japanese Enchephalitis atau dikenal sebagai radang otak itu. Virus JE tersebut dibawa nyamuk Cultex dari hewan-hewan yang telah terinfeksi. Nyamuk jenis ini banyak ditemukan di area yang lembab seperti selokan, genangan air, dan lainnya.

Baca juga:  Perkenalkan Video Clip Single di Lima Kota, The Nuna Sapa Medan

Jika manusia sudah terinveksi virus JE setelah digigit nyamuk Cultex, gejala akan muncul setelah masa inkubasi, tepatnya dalam waktu 4-14 hari.

Pada anak kecil, virus JE akan menyebabkan terjadinya demam tinggi, sakit kepala, dan muntah-muntah mendadak. Jika sudah sangat parah, anak akan mengalami kejang-kejang hingga lumpuh dan koma.

Sementara pada orang dewasa, gejala yang berbeda adalah peningkatan tekanan dalam rongga kepala atau disebut intrakranial. Jika mampu bertahan hidup, tetap akan mengalami sisa-sisa gejala.

Baca juga:  Perkenalkan Video Clip Single di Lima Kota, The Nuna Sapa Medan

Angka kematian yang disebabkan virus ini mencapai 5-30 persen, lebih sering terjadi pada kelompok usia anak di bawah 10 tahun.

Hingga sampai saat ini, belum juga ditemukan obat yang mampu menyembuhkan penyakit virus JE. Namun, obat untuk mengurangi gejala sudah ditemukan. (*)

Komentar Facebook



Loading...
To Top