Serbaneka

Ini Dia Si Pucuk Rotan, Hidangan Berbuka Khas Mandailing

penjual pakkat di medan/publika (alvian)

PUBLIKA- Pakkat yang berarti pucuk rotan menjadi salah satu makanan khas daerah Kabupaten Mandailing Natal di bulan ramadhan. Tidak harus ke Mandailing melainkan di Medan Juga dapat ditemukan tepatnya di sepanjang Jalan Letda Sudjono, dan Jalan Sisingamangaraja.

Vita, salah seorang penjual Pakkat di sekitaran Jalan Letda Sudjono mengatakan, Pakkat adalah makanan khas yang banyak ditemukan ketika bulan ramadhan, pengolahannya adalah dengan cara dibakar agar Pakkat tersebut menjadi lembut.

Baca juga:  Perkenalkan Video Clip Single di Lima Kota, The Nuna Sapa Medan

“Makanan ini banyak dijual pada saat bulan Ramadhan, karna banyak dicari orang untuk menumbuhkan selera makan ketika berbuka puasa,” ujar Vita saat diwawancarai Publika, Rabu (30/5).

Ia juga menjelaskan, Pakkat atau pucuk rotan ini enak dimakan pakai sambal terasi dan bawang merah yang diiris halus kemudian ditambahkan kecap asin agar terasa nikmat.

Baca juga:  Perkenalkan Video Clip Single di Lima Kota, The Nuna Sapa Medan

“Selain dimakan pakai sambal terasi atau kecap, pakkat juga bisa digulai santan pakai ikan sehingga makin terasa nikmat,” jelasnya.

Untuk harga Pakkat sendiri, Vita menjual 4 batang pakat sebesar Rp. 10.000. “Harganya masih bisa terjangkau, satu porsi itu sama dengan 4 batang pakat dipotong lalu dijadikan satu porsi didalam plastik,” jelasnya

Tingginya permintaan Pakkat selama bulan Ramadhan ini menjadi berkah tersendiri bagi Vita, dalam sehari ia mengaku dapat meraup keuntungan hingga Rp. 500 ribu.

Baca juga:  Perkenalkan Video Clip Single di Lima Kota, The Nuna Sapa Medan

Penulis: Alvian
Editor: Bim Harahap

Komentar Facebook



Loading...
To Top