Serbaneka

Minuman Khas Mandailing Ini Diserbu Pengunjung Saat Ramadhan

Minuman Toge, Khas Mandailing Natal/Publika (Rozi)

PUBLIKA- Mandailing Natal merupakan salah satu kabupaten di Sumut yang memiliki kekayaan kuliner khas, salah satunya adalah toge, minuman seperti es dawet atau cendol ini banyak diburu warga sebagai minuman saat berbuka puasa.

Untuk mendapatkan secangkir toge segar, tak perlu repot-repot berkunjung ke Mandailing Natal, cukup di Kota Medan tepatnya di Gang Gereja, Sekip, Sei Agul Medan. Di sinilah Warung Toge Boru Nasution, asli Mandailing Natal yang sudah terkenal kenikmatannya hingga luar kota Medan.

Baca juga:  Perkenalkan Video Clip Single di Lima Kota, The Nuna Sapa Medan

Publika menyambangi tempat berjualan Boru Nasution pada Rabu (30/5) sore, terlihat penjual Khadijah sedang sibuk-sibuknya meladeni pembeli untuk berbuka puasa.

Penuturan Khadijah, Toge adalah minuman khas Mandailing yang terdiri dari beberapa campuran bahan seperti cendol, lupus, ketan, candil dan pulut hitam, kemudian disiram dengan santan dan gula aren yang telah dicairkan. Toge akan semakin nikmat bila ditambahkan dengan es.

Baca juga:  Perkenalkan Video Clip Single di Lima Kota, The Nuna Sapa Medan

Warung toge ini tidak hanya berbuka saat bulan Ramadhan, melainkan hari biasa Khadijah tetap membuka warungnya mulai pukul 15.00 wib hingga pukul 18.00 Wib. Toge racikan Khadijah ini bahkan telah menjadi oleh-oleh untuk dibawa pelanggannya ke Jakarta hingga Malaysia.

“Yang datang beli sudah dari mana-mana, ada untuk dibawa sebagai oleh-oleh ke Jakarta hingga Malaysia,” ujar Khadijah.

Baca juga:  Perkenalkan Video Clip Single di Lima Kota, The Nuna Sapa Medan

Satu porsinya Khadijah mematok harga 13 ribu rupiah, dalam sehari ia mampu menjual hingga 500 bungkus toge.

Penulis: Rozi
Editor: Bim Harahap

Komentar Facebook



Loading...
To Top