Nusantara

Masjid Al-Jihad, Pusat Syiar Dan Gerakan Umat Kota Medan

syiar di masjid al-jihad/istimewa

PUBLIKA.CO.ID- Masjid Al-Jihad yang terletak di Jalan Abdullah Lubis, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan adalah salah satu masjid besar yang pengelolaannya tergolong sangat baik.

Masjid ini telah dijadikan pusat kegiatan ibadah dan ilmu pengetahuan umat sehingga banyak dikunjungi jamaah.

Beragam kegiatan umat dilaksanakan di masjid ini, hal ini ditunjang pula dengan pengelolaan dan manajemen yang profesional sehingga melahirkan banyak inovasi yang berujung pada geliat aktivitas dan ramainya jamaah yang mendatangi masjid ini.

Selama bulan Ramadhan ini, aktivitas di masjid ini hampir tidak putus mulai dari sahur hingga malam hari, mulai dari pengajian, kelompok diskusi hingga berbuka puasa bersama, tak tanggung-tangung masjid ini menyediakan 1200 paket berbuka lengkap dengan nasi dan lauk untuk jamaah.

Foto: Istimewa

Meskipun banyaknya jumlah takjil  yang disediakan, buka bersama ini tidak pernah putus dan setiap hari dilakukan bahkan semakin hari semakin ramai. Al Jihad sendiri tidak mempunyai donatur khusus untuk Penyediaan takjil ini. Pihak masjid hanya menyediakan tabungan infak di setiap sudut masjid.

Baca juga:  Wah, Ustad Tengku Zulkarnain Semarakkan Tablig Akbar Masjid Noer Ida Deliserdang

“Alhamdulilah semakin hari semakin ramai dan untuk donasi buka bersama ini juga datangnya dari Infaq Mesjid dari masyarakat,” ujar M Hatta, ketua Panita Ramadhan Masjid Al Jihad kepada Publika, Kamis (31/5).

Foto: Istimewa

Lebih lanjut dikatakan Hatta, selain mengadakan Buka bersama Masjid Al jihad juga melaksanakan iktikaf (berdiam diri di masjid) selama 10 hari terakhir Ramadan.

Baca juga:  Dorong Sumatera Utara Aerotropolis 2024, HMI Sumut Gelar Seminar Nasional

“Selama Ramadhan ini kita ada melaksanakan pengajian tausiyah dari mulai ba’da dzuhur dan subuh serta mengadakan tahajud bersama, “Ujarnya.

Untuk menjamin kenyamanan jamaah pada Ramadhan tahun ini, Al-Jihad menyiapkan 40 orang panitia yang bekerja setiap harinya menyiapkan kebutuhan berbuka.

Muhammad Ali, salah seorang jemaah mengungkapkan, pengelolaan Masjid Al-Jihad ini patut dicontoh oleh masjid-masjid lain, sehingga semakin banyak masjid yang menjadi pusat kegiatan umat khususnya di kota Medan.

“Saya senang ke sini karena semuanya tertata dengan rapi, tidak ada parkir atau kutipan-kutipan, banyak kajian yang dilakukan rutin dengan penceramah-pencaramah yang sangat baik,” ujar Muhammad Ali.

Baca juga:  Badko HMI Sumut Kritik Kapolda Soal Mutasi 17 Anggota Polisi Yang Amankan Sabu-sabu

Menurut Ali, pengelolaan profesional seperti masjid Al-Jihad ini menambah gairah umat untuk berkegiatan keagamaan di masjid, Ali mencontohkan tidak adanya kutipan membuat jamaah yang datang lebih ikhlas memberikan infaq untuk masjid.

“Kita banyak lihat masjid dengan tarif parkir tertentu, kadang ada kutipan lain, kadang kita heran kok seperti ini, padahal jika dikelola baik jamaah pasti akan melebihkan untuk kemakmuran masjid,” ujarnya.

 
Penulis: Alvian
Editor: Bim Harahap

Komentar Facebook



Loading...
To Top