Pilkada

Survei CEPP FISIP USU: Eramas 53,1%, Djoss 35,7%

Eramas/Istimewa

PUBLIKA.CO.ID- Peneliti Center for Election and Political Party (CEPP) FISIP Universitas Sumatera Utara (USU), Akhyar Anshori,M.Si.Kom memaparkan hasil survei terbaru Pemilihan Gubernur Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018 pada diskusi bertajuk “Membaca Peta Pilgubsu 2018”, Rabu (13/6) di Medan.

Loading...

Dari hasil survei tersebut, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut nomor urut 1 Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah unggul jauh dari kompetitornya.

“Jika pertarungan Pilgubsu 2018 antara Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah (Eramas) melawan Djarot Saiful Hidayat – Sihar Sitorus (Djoss) dilaksanakan akhir Mei – awal Juni, maka ERAMAS unggul 53,1 % sedangkan Djoss 35,7 % dan yang belum menentukan pilihan 11,2 %,” papar Akhyar Anshori.

Baca juga:  Eramas Dinilai Paling Mampu Bawa Sumut Kejar Ketertinggalan Pembangunan

Survei yang dilaksanakan pada 27 Mei-6 Juni 2018 itu, melibatkan 800 responden yang disebar di 33 Kabupaten/Kota di Sumut, menggunakan metode Multistage Random dengan sampling erro +/- 3,5% dan tingkat kepercayaan sebesar 95%.

Akhyar Anshori juga memaparkan bahwa Eramas menang di 18 Kabupaten/Kota, yaitu Kota Medan, Deli Serdang, Langkat, Binjai, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan , Batubara, Tanjung Balai, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Padang Sidempuan.

Baca juga:  Ijeck Difitnah Dengan Berita "Tersangka", KNPI Sumut Segera Polisikan Pelaku

Sementara Djoss unggul di 15 Kabupaten/Kota, terdiri dari Tapanuli Utara, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Samosir, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Nias Induk, Gunung Sitoli, Pematang Siantar, Tapanuli Tengah, dan Sibolga.

Kemantapan Pemilih Pendukung Eramas pun lebih besar ketika ditanya apakah pilihannya itu sudah mantap atau tidak sampai pada hari H Pilgub Sumatera Utara 2018 yang akan digelar pada tanggal 27 Juni 2018 nanti.

Baca juga:  Diduga Kampanyekan Djoss, Sekretaris Disdik Sumut Berpotensi Terkena Sanksi Berat

“Kemantapan Pemilih Eramas sebesar 48,2% sedangkan Djoss 31,8%. Jika data ini tidak mengalami perubahan signifikan, Eramas diprediksi menang melawan Djoss pada Pilgubsu 2018,” ujarnya.

Akhyar menjelaskan, pengumpulan data survey dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan pedoman kuesioner.

Menurutnya, dalam rangka menjaga uji kualitas dan validitas, maka dilakukan cek ulang terhadap sebesar 20% atau sekitar 160 orang responden dari total sampel.

Penulis: Asmojoyo
Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook

To Top