Pilkada

Koalisi Anak Muda Dan Mahasiswa: Sumut Wajib Dipimpin Putra Daerah, Bukan Orang Luar!

koalisi anak muda dan mahasiswa dukung eramas/publika

PUBLIKA.CO.ID- Lebih dari 100 pemuda dan mahasiswa Sumatera Utara yang tergabung dalam Koalisi Anak Muda dan Mahasiswa Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (KAMI Eramas) menggelar konsolidasi pemenangan Eramas, Rabu (13/6/2018) malam, di B-One Coffe, Jalan Williem Iskandar, Medan.

Loading...

Koordinator KAMI Eramas, Irwan Lubis dalam pemaparannya menekankan, hanya visi dan misi Eramas yang dapat menjawab dan mengatasi segala banyak persoalan yang belum terselesaikan di Sumatera Utara.

“Hanya putra daerah yang mengetahui apa saja masalah di Sumatera Utara ini, dan hanya putra daerah yang dapat menyelesaikannya sesuai dengan keinginan dan kebaikan seluruh masyarakat,” katanya.

Baca juga:  Terkait Pilgubsu, Ini Kata Wakil Ketua Parisada Sumut

Irwan Lubis juga menyinggung soal status kompetitor Eramas, yaitu Djarot Saiful Hidayat yang bukan merupakan penduduk atau warga asli Sumut.

“Bagaimana bisa orang luar seperti Djarot bisa memimpin dan membngun Sumut, sementara dia tidak mengetahui sedikitpun bagaimana karakteristik Sumut dan masyarakat di dalamnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, KAMI Eramas akan mengajak seluruh pemuda dan mahasiswa di Kota Medan untuk menggunakan hak suaranya memilih Eramas.

Baca juga:  Edy Rahmayadi: Kalau Bukan Orang Sumut, Tak Tahu Ramunia

“Eramas menang, Sumut bermartabat,” tegas Irwan Lubis.

Sementara Wakil Ketua Tim Pemenangan Eramas Sugiat Santoso yang hadir mewakili Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah menekankan dua hal kepada para anak muda dan mahasiswa tersebut.

Pertama, menekan angka golput. Sebab, jelas Sugiat, angka golput dapat membuka peluang pihak tertentu untuk menyalahgunakannya.

“Surat suara yang tak terpakai itu bisa dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggungjawab. Oleh karena itu kita harus menekan angka golput. Pastikan keluarga, kerabat, sahabat, tetangga, dan seluruh orang yang kita kenal agar menggunakan hak suaranya,” ujar Sugiat.

Baca juga:  Santun dan Tampan, Ijeck Juga Dikagumi Wanita Lansia

Kemudian yang kedua adalah memberantas politik uang saat pencoblosan digelar pada 27 Juni 2018 nanti.

“Politik uang akan menghasilkan kepemimpinan yang tidak berkualitas. Kita harus lawan politik uang, awasi saat pencoblosan, tangkap dan laporkan orang-orang yang kedapatan membagikannya,” demikian Sugiat.

Penulis: Asmojoyo
Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook

To Top