Pilkada

Tim Pemenangan: Ada Fitnah Kupon Zakat, Eramas Diserang Dengan Cara PKI!

Eramas Difitnah Keluarkan Kupon Zakat/Istimewa

PUBLIKA.CO.ID- Satu hari (H -1) jelang hari raya Idul Fitri 1439 H, beredar kupon zakat yang identik dengan pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumut nomor urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, Kamis (14/6/2018).

Loading...

Selain itu, beredar juga kupon zakat yang identik dengan ayah dari Musa Rajekshah, yaitu Anif Shah.

Foto: Istimewa

Namun ditegaskan oleh Wakil Ketua Tim Pemenangan Eramas, Sugiat Santoso bahwa kupon zakat tersebut tidak benar adanya alias hoax dan merupakan serangan fitnah dari pihak-pihak yang tak bertanggungjawab.

“Kupon zakat yang beredar tersebut adalah kabar hoax dan tidak benar. Jadi ada pihak-pihak yang sengaja melakukan kampanye hitam yang bertujuan merusak nama baik Eramas dan Haji Anif melalui kupon zakat palsu ke masyarakat,” katanya.

Baca juga:  Antisipasi Politik Uang Saat Pencoblosan Pilgub Sumut, KNPI Dan Cipayung Plus Medan Akan Turunkan Ribuan Massa

Sugiat mengatakan, soal zakat dan sedekah, tidak pun karena ada Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu), sebagai seorang muslim yang taat, Haji Anif, Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah selalu menunaikan kewajiban tersebut.

“Jadi lucu kalau tiba-tiba Pak H. Anif, Pak Edy Rahmayadi dan Bang Ijeck menyalurkan zakat dengan cara cara seperti itu. Kan aneh, apa mungkin sekelas Pak Anif, Pak Edy Rahmayadi dan Bang Ijeck tiba tiba berzakat dengan cara cara seperti itu. Padahal jauh sebelum Pilgubsu mereka menyalurkan zakat juga dan selalu tidak ingin banyak diketahui banyak orang,” ungkapnya.

Baca juga:  Walikota Medan Tinjau Langsung Proses Pelipatan Surat Suara Pilgub Sumut

Sugiat menilai, penyebar kupon zakat hoax tersebut dilakukan oleh kelompok-kelompok yang tidak suka melihat Eramas mendapat banyak dukungan dari kalangan umat Islam.

“Propaganda, fitnah keji, dan hoax yang anti Islam itu adalah model modelnya gerakan PKI,” tegasnya.

“Kalau soal zakat dan sedekah, sebaiknya janganlah menjadi kampanye hitam untuk mempermainkan umat Islam dan merugikan Eramas. Sebab kami yakin dan percaya bahwa hal hal ini tidak akan menggoyahkan ukhuwah islamiyah untuk mendukung Eramas,” imbuh Sugiat.

Baca juga:  Geutanyo Awak Aceh Pileh Eramas

Kendati demikian, Tim Pemenangan Eramas tetap memaafkan pihak-pihak yang melakukan fitnah keji terhadap Eramas dan keluarga besar Haji Anif tersebut.

“Semakin kami di fitnah, semakin kami di hasut, semakin kencang propaganda yang dialamatkan ke kami, kami akan tetap ikhlas dan memaafkan orang orang zholim yang berbuat keji terhadap kami. Karena puncak dari esensi Ramadhan ini mengokohkan iman dari segala fitnah dan berbagai kemungkaran,” tandasnya.

Penulis: Asmojoyo
Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook

To Top