OLAHRAGA

Suharto: Sebagian Pemain PSMS Masih “Trauma” Pasca Kekalahan Kontra Persib

Pemain PSMS, Gusti Sandria (baju hijau) berjibaku mengamankan bola dari pemain PS-K USU pada laga uji coba di Stadion Mini Kebun Bunga, Kamis (28/6) sore.ist

PUBLIKA.CO.ID- Asisten Pelatih PSMS Medan, Suharto AD menyebut, sejumlah pemain tim berjuluk Ayam Kinantan masih mengalami “trauma” pasca kekalahan 0-3 kontra Persib Bandung di Stadion Teladan Medan beberapa waktu lalu.

Loading...

Hal itu terlihat pada laga uji coba menghadapi PS Keluarga (PS-K) USU di lapangan Stadion Mini Kebun Bunga Medan, Kamis (28/6) sore, Legimin Rahardjo dkk hanya mampu unggul tipis 1-0 lewat gol semata wayang pemain muda, Donny Dio Hasibuan, di penghujung babak kedua.

“Saya lihat mereka (pemain PSMS) seperti ada tekanan. Tidak main lepas. Memecahkan persoalan kecil  seperti itu kayaknya seperti dapat kebuntuan. Mungkin trauma, pengaruh di laga terakhir kalah (kontra Persib). Sepertinya itu persoalan besar, karena PSMS main di Medan itu nggak pernah kalah, mungkin mereka masih teringat,” ujar Suharto AD saat dimintai komentarnya usai pertandingan.

Baca juga:  Bali United Bawa 20 Pemain ke Medan, Minus Bachdim dan Lilipaly

Menurut personel TNI AD tersebut, hasil laga tersebut juga cukup mengecewakan. Tidak terlihat pola defensif atau bertahan seperti yang diharapkan. “Apa lagi, sama sekali tidak ada tekanan (dari lawan) jadi tidak bisa kita lihat. Tapi mainnya mereka tidak bisa memecahkan persoalan dalam pertandingan tadi,” ungkapnya.

Soal trauma tersebut, Suharto meyakini akan hilang dari pemain. “Ya, mudah-mudahan bisa segera hilang trauma itu,” ujarnya optimistis.

Baca juga:  Hadapi Solok FC, Medan Utama Tekad Habis-Habisan Demi Tiket 32 Besar

Pada pertandingan tersebut, sejumlah pemain yang jarang diturunkan sengaja diberi kesempatan bermain. Menurut Suharto, hal itu dilakukan untuk memberi kesempatan, khususnya kepada pemain muda seperti Dio yang menjadi pencetak gol tunggal di laga tersebut.

“Kita perlu melihat pemain yang belum bisa diturunkan, termasuk Dio, pemain muda perlu banyak dikasih kesempatan,” sebutnya.

Sementara itu, kendati masih memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain trial (uji coba) di PSMS, dia menilai belum melihat kelebihan pada pemain tersebut untuk bisa direkomendasikan masuk dalam skuad The Killer. “Pemain trial baru satu kali (ikut uji coba). Nanti coach (Pelatih PSMS Djadjang Nurdjaman) yang menentukan. Tapi sejauh ini belum memuaskan.

Baca juga:  Penuh Optimisme, PSMS Fokus Hadapi Bhayangkara

Sementara itu, Pelatih PS K USU, Daarul Bahri menyebut, menghadapi tim sekelas PSMS Medan, skuad besutannya tampil cukup  percaya diri. “Dari pertandingan tadi banyak yang bisa kita petik. Rasa percaya diri pemain kita cukup baik lawan senior yang dua tingkat di atas mereka. Untuk kompetisi yang akan datang ada motivasi dan percaya diri yang lebih,” sebut pria yang biasa disapa Dacun itu.(syukri amal)

Loading...

Komentar Facebook

To Top