Peristiwa

Wajah Terekam CCTV, Dua Maling Toko Ponsel Diburu

Foto aksi pelaku pembobolan toko ponsel (memakai topi) yang diambil dari rekaman CCTV pemilik toko.(kartik byma)

PUBLIKA.CO.ID- Dua pelaku pembobol toko ponsel di Jalan Flamboyan Raya Medan, Kecamatan Medan Tuntungan memang berhasil menggondol 20 ponsel serta perangkat lain. Namun aksi kriminal tersebut terekam CCTV (Closed Circuit Television) yang memudahkan polisi memburu pelaku.

Loading...

Menurut pemilik toko, Muhammad Hidayat, kejadian yang rekaman videonya sempat viral di media sosial tersebut diketahui setelah Sabtu (30/6) sekitar pukul 07.00 WIB dia melihat pintu toko yang akan dia buka sudah rusak akibat dibobol pelaku yang diperkirakan menggunakan linggis.

Selanjutnya, dia langsung melihat video rekaman CCTV untuk mencari tahu proses pembobolan tokonya itu. “Terekam dari CCTV wajah pelaku dengan jelas dan kejadian diketahui Sabtu (30/6) sekitar jam 04:00 WIB. Pagi itu kondisi cuaca pun sedang hujan, jadi tidak ada warga yang tidur di luar. Biasanya ada warga setempat yang tidur di luar,” ujarnya mengawali cerita kepada Publika, Selasa (3/7).

Baca juga:  Diguyur Hujan Deras Hanya Beberapa Jam, Kota Medan Banjir Besar

Dari rekaman CCTV, diketahui, pelaku terdiri dari dua orang dengan menggunakan topi. Saat itu kata dia, pelaku datang menggunakan mobil yang selanjutnya diparkirkan dengan posisi kepala mengadap ke jalan. “Pelaku terlihat bawa linggis, tang potong lalu langsung mencungkil dan akhirnya pintu tersebut terbuka,” tuturnya.

20 unit ponsel, kipas angin dan jaket milik karyawan toko raib dibawa kabur dengan menggunakan mobil Toyota Avanza berpelat nomor BK 1749 ZR.  “Ada 20 ponsel, termasuk beberapa ponsel milik pelanggan yang di-servis hilang,” jelasnya.

Baca juga:  Deportasi 30 WN Bangladesh, Imigrasi Belawan: Biaya Ditanggung Pemerintah Bangladesh

Namun, tidak ada satu ponsel jenis android yang dibawa kabur pelaku. “Untungnya kita selalu safety jadi ponsel jenis Android tidak pernah ditinggal di toko. Yang ditinggal di toko hanya ponsel biasa itu pun ada punya pelanggan. Totalnya ada sekitar 20 ponsel dan kerugiannya cukup besar kisaran Rp5 juta lebih, karena ada 1 unit printer juga yang diobrak-abrik pelaku mungkin karena kesal tidak ada barang yang mahal tertinggal di dalam toko,” bebernya.

Baca juga:  Jembatan Gantung Terbalik, Puluhan Warga Hanyut di Sungai Bilah

Saat ini dia sudah melaporkan kejadian itu ke Polsek Delitua dengan menyerahkan bukti file rekaman CCTV. “Tadi siang (Selasa 3/7) kita sudah buat laporannya dan menyerahkan rekaman tersebut sebagai barang bukti jadi kita tinggal tunggu perkembangan dari pihak kepolisian,” pungkasnya.

Editor: Syukri Amal

Penulis: Kartik Byma

Loading...

Komentar Facebook

To Top