OLAHRAGA

Raih Kekalahan Beruntun Keempat, PSMS Juru Kunci Zona Merah

PSMS Dilibas Persipura 1-3
Striker PSMS, Wilfreid Yessoh kembali jadi sorotan pasca kekalahan PSMS 1-3 atas Persipura, Kamis (12/7) malam.(ist)

PUBLIKA.CO.ID- Harapan untuk merangsek naik ke papan tengah klasemen sementara Liga 1 harus buyar setelah PSMS Medan takluk 1-3 dari Persipura Jayapura saat kedua tim berlaga di Stadion Teladan Medan, Kamis (12/7) malam.

Pada pertandingan yang kick-off pukul 19.00 WIB tersebut, gol pertama Persipura dilesakkan Immanuel Wanggai menit 36, Boaz Solossa menit 76 dan Hilton Moreira menit ke 80. Satu-satunya gol hiburan PSMS Medan dilesakkan gelandang asing yang pada pertandingan tersebut diplot sebagai bek, Dilshod Sharofetdinov, menit 78.

Kekalahan tersebut merupakan yang ke 10 dialami PSMS Medan dan kekalahan beruntun keempat. Tak ayal, buruknya raihan tim berjuluk Ayam Kinantan membuat posisi tim yang diarsiteki Djadjang Nurdjaman menjadi juru kunci klasemen sementara, posisi 18 dengan 15 poin.

Baca juga:  Kepri Jaya Akhiri Perjuangan PSMS di Piala Indonesia

“Kembali gagal, tidak bisa memperbaiki di klasemen. Kita sekarang adalah yang paling bawah,” ujar Djadjang Nurdjaman usai laga.

Sempat tampil dominan di babak pertama, namun Djadjang menyebut, gol pertama Persipura menjadi sumber malapetaka kekalahan tim asuhannya.

“Hari ini kita kalah lawan Persipura. Tapi sebetulnya kalau gol pertama tidak terjadi pasti rame. Tapi gara-gara satu-dua gol, kesalahan di belakang kita, sehingga strategi yang sudah disiapkan berantakan,” ujar pria yang disapa Djanur itu.

Baca juga:  Disanksi Lagi Untuk Penyalaan Suar, Total Denda PSMS Rp1 Miliar Lebih

Menurutnya, PSMS bukan tanpa determinasi, namun buruknya penyelesaian akhir kembali terulang. “Yessoh akan dievaluasi. Materi pemain pun seperti ini sampai-sampai Gusti (Gusti Sandria) yang sebenarnya berposisi sebagai pemain belakang maju ke depan,” ucap pria yang disapa Djanur tersebut.

Strategi memasang Dilshod sebagai pemain bertahan menurut Djanur cukup efektif setelah absennya Reinaldo Lobo. Apa lagi itu dilakukannya lantaran Ronny Fatahillah yang disiapkan menggantikan Lobo kondisinya masih belum fit.

“Saya pikir Dilshod kerja cukup bagus karena saya melihat kondisi Ronny yang tidak fit dari mulai datang (dari tur Madura), belum menunjukkan kondisi yang baik. Main di belakang Dilshod cukup berhasil,” ucapnya.

Baca juga:  Hadapi Kepri Jaya Momentum PSMS Move On

Asisten Pelatih Persipura, Tony Ho menyebut kemenangan atas PSMS terjadi karena beberapa faktor, salah satunya keberuntungan. “PSMS tidak dalam keadaan utuh pada hari ini. Ada pemain di timnas, satu pemain akumulasi. Tentu di sepakbola ada faktor luck (keberuntungan), ini lucky kami. Semoga ini momentum awal langkah kita setelah sebelumnya dapat hasil kurang baik. Saya rasa ini awal yang baik untuk ke depannya,” ungkapnya.(syukri amal)

Komentar Facebook



Loading...
To Top