OLAHRAGA

Fabio Lopez Sedih Kondisi PSMS Terpuruk

Mantan pelatih PSMS Medan, Fabio Lopez (kiri) saat berbincang bersama Pelatih Timnas Italia U-21, Luigi (Gigi) Di Biagio (kanan) di Moskow Rusia, Jumat (13/7).(ist)

MEDAN – Sedang berada di Moskow Rusia untuk menyaksikan final Piala Dunia 2018, Minggu (15/7) mendatang, perhatian Fabio Lopez, pelatih asal Italia yang pernah menukangi PSMS Medan  tersebut harus terpecah mengetahui kondisi mantan klubnya yang saat ini sedang terpuruk.

Loading...

Mengetahui sejumlah kabar kurang mengenakkan soal PSMS Medan dari media sosial, pelatih berkebangsaan Italia itu langsung menghubungi wartawan di Medan menyatakan rasa simpatinya terhadap klub yang dia arsiteki di musim Liga Primer Indonesia 2011-2012 itu.

“Saya saat ini sedang berada di Moskow untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia. Tapi kabar soal PSMS yang kurang baik langsung membawa saya teringat ke masa-masa waktu melatih klub itu. Ucapan simpati dari saya untuk PSMS dan para suporter setia, Kampak FC, SMeCK, dan PFC yang selalu memberikan dukungannya,” ucap Fabio, Sabtu (14/7).

Baca juga:  Besok PSMS Medan Gelar Uji Coba Hadapi Dua Tim Junior

Ayah satu anak itu menjelaskan, kabar tersebut dia dapat saat bertemu dengan sejumlah legenda sepak bola dunia macam Rivaldo, Francesco Totti, Aldair, Lima, Gigi di Biagio di Moskow jelang laga final Piala Dunia 2018.

“Kebetulan ada pertemuan dengan sahabat dan kolega, Gigi (Luigi) di Biagio (pelatih timnas sepakbola Italia U-21) membicarakan soal sepakbola. Berjumpa Rivaldo, Lima, Aldair (legenda sepakbola Brazil) dan Francesco Totti (legenda AS Roma). Lalu saya dengar kabar kurang baik itu (soal PSMS) di Medan,” kata pelatih yang sebelumnya menangani tim Arab Saudi, Al Ahli U-23.

Baca juga:  Kroasia-Inggris, Siapa Ukir Sejarah?

Pria yang pernah menjadi pelatih  Timnas Bangladesh tersebut mengaku sedih dengan kondisi PSMS. “Walau kondisinya sekarang agak berbeda dengan yang saya hadapi dulu, tapi tentunya saya bisa merasakan apa yang dirasakan masyarakat di Medan. Saya berharap situasi ini segera membaik dan PSMS bisa bangkit lagi,” ujar pria 39 tahun itu.

Baca juga:  Kalahkan Batang Anai 4-2, Medan Utama Melaju ke Babak 2 Nasional Liga 3

Saat dilatih Fabio, PSMS Medan memang sempat berada di situasi genting lantaran krisis keuangan yang melanda tim. Selain dilanda dualisme kompetisi sepakbola, musim tersebut, keterpurukan PSMS membuat klub kebanggaan masyarakat Sumut itu harus terdegradasi, disebabkan minimnya pemain berkualitas serta krisis finansial yang parah.

Selain itu, tidak satu pun pemain yang diharapkan memperbaiki posisi PSMS bisa direkrut di jeda putaran pertama IPL 2011-2012. Fabio harus bertahan dengan materi yang ada plus cedera pemain andalan yang berkepanjangan menambah berat perjuangan tim.(syukri amal)

Loading...

Komentar Facebook

To Top