OLAHRAGA

PSMS Hadapi Pemuncak Klasemen Liga 1 PSM, Ini Kata Peter Butler

Pelatih PSMS Medan, Peter Butler (kanan) didampingi gelandang PSMS, Abdul Aziz (kiri) saat memberikan keterangan pers, Minggu (22/7) malam.(ist)

PUBLIKA.CO.ID- Ibarat pertarungan David melawan Goliath dalam mitologi Yunani, PSMS Medan sebagai juru kunci di klasemen Liga 1 2018 akan menghadapi PSM Makasar, pemuncak klasemen sementara di Stadion Teladan Medan, Senin (23/7) malam.

Namun David, PSMS, mirip dalam kisah tersebut tidak mau menyerah menghadapi si raksasa Goliath. Bertarung di hadapan pendukungnya, tim berjuluk Ayam Kinantan bertekad memberikan perlawanan sengit.

Pelatih PSMS Medan, Peter Butler  mengatakan, kendati saat ini PSMS merupakan juru kunci di klasemen, timnya tetap punya peluang menang menghadapi tim manapun di Liga 1.

“Saya tahu tim di bawah pasti bisa menang lawan tim di atas dalam liga ini. Jadi kita harus yakin dan saya yakin semua pemain fight masuk ke dalam lapangan,” ujarnya saat sesi konferensi pers jelang pertandingan, Minggu (22/7) siang.

Baca juga:  Ini Alasan Askot PSSI Medan Gelar Turnamen Sepakbola Tiga Kategori Usia

Menghadapi Juku Eja-julukan PSM-menurut Butler, PSMS Medan harus punya modal kekompakan. Sementara untuk urusan taktik dan strategi, dia yang akan menyiapkan.

“Kalau ditanya strategi untuk besok ada orang PSM, saya tidak bodoh. Tapi kita ada tanggung jawab saat dalam lapangan, kita harus jadi kompak. Untuk taktik dan strategi, sore ini kami ada latihan, besok pagi ada meeting,” ucapnya.

Pelatih asal Inggris itu mengaku tidak mengkhawatirkan kendati PSMS tidak akan diperkuat dua pemain andalannya, Frets Buruan dan Dilshod Sharofetdinov. Menurutnya, kondisi itu menjadi kesempatan buat pemain lain untuk unjuk gigi.

Baca juga:  Disanksi Lagi Untuk Penyalaan Suar, Total Denda PSMS Rp1 Miliar Lebih

“Dilshod dan Frets tak ada, kita harus pikir rencana yang lain. Hilang pemain yang satu, merupakan kesempatan  untuk pemain lainnya,” beber mantan pelatih Persipura tersebut.

Sementara itu, gelandang PSMS, Abdul Aziz juga optimistis timnya bisa memberikan perlawanan di pertandingan pekan ke 17 tersebut. Peter Butler menurutnya membawa aura positif bagi skuad PSMS. “Coach Peter Butler sudah masuk beberapa hari membawa aura positif. Dari segi latihan lebih variasi, dari segi strategi mungkin punya strategi baru. Itu mungkin jadi harapan kami untuk memenangkan pertandingan besok,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelatih PSM, Robert Rene Albert mengatakan, dirinya berharap timnya bisa menutup putaran pertama Liga 1 dengan baik yang artinya bisa mengalahkan PSMS Medan, kendati menurutnya, PSMS lawan yang sulit.

Pelatih PSM, Robert Rene Albert (kanan) didampingi penerjemah saat memberikan keterangan jelang laga menghadapi PSMS.(ist)

“Kita mau pertandingan terakhir di putaran pertama jadi pertandingan yang baik buat kita. Dan di Liga ini siapapun bisa mengalahkan siapapun. PSMS Medan adalah tim yang bagus. Fakta bahwa mereka mempunyai coach yang baru Itu tidak bakalan mempengaruhi timnya sebelumnya PSMS juga bermain sudah bagus dan tidak peduli siapa pelatihnya,” ucapnya.

Baca juga:  Kepri Jaya Akhiri Perjuangan PSMS di Piala Indonesia

Sementara, gelandang sayap PSM, Zulham Zamrun, memprediksi, laga kontra PSMS akan menjadi laga yang keras. “Saya prediksi, ini bakal jadi laga yang menarik. Bisa dikatakan sama-sama punya karakter main yang keras. Tapi kami pemain sudah siap untuk si laga besok,” ucapnya.(Syukri Amal)

Komentar Facebook



Loading...
To Top