Peristiwa

Polsek Medan Baru Ungkap Dua Kasus Jambret, Salah Satunya Residivis

Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Hermindo Tobing (tengah), bersama Wakapolsek Medan Baru, AKP S.Simaremare SH (kiri), didampingi Kanit Reskrim Iptu M Husein (kanan), saat menunjukan barang bukti yang berhasil disita, Rabu (25/7).(kartik byma)
PUBLIKA.CO.ID- Polsek Medan Baru mengungkap dua kasus jambret di wilayah hukumnya, di mana salah satu tersangkanya adalah residivis. Hal ini diutarakan Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing, didampingi Wakapolsek Medan Baru AKP S.Simaremare SH dan Kanit Reskrim Iptu M Husein, saat menggelar Konferensi Pers di Mako Polsek Medan Baru, Rabu (25/7).

“Dua kasus ini berhasil diungkapkan atas kinerja dari tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Medan Baru, sebelumnya dua komplotan yang sering meresahkan masyarakat ini melakukan aksinya di wilayah yang berbeda tetapi masih merupakan wilayah hukum Polsek Medan Baru, satu diantaranya merupakan residivis,” ungkapnya.

Loading...

Sementara dua pelaku sempat ditindak tegas saat diamankan petugas, karena berusaha melarikan diri. Untuk komplotan pertama identitasnya berinisial RS dan BH, dengan tempat kejadian perkara (TKP) Jalan Pringgan, Kecamatan Medan Petisah, pelaku ditangkap atas laporan korban bernama Veronika sesuai dengan LP/ 902/ VII/ 2018/ SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Baru.

Baca juga:  Polda Sumut Tembak Mati 3 Pengedar Narkoba, 9 Kg Sabu Disita

“Korban menggunakan Ponsel saat berjalan, tiba-tiba dua dari pelaku ini langsung merampas ponselnya, sehingga korban sempat terjatuh, atas kejadian tersebut korban langsung mendatangi Polsek Medan Baru untuk membuat laporan. Menindak lanjuti laporan tersebut, tim Pegasus langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku. Dari hasil interogasi, terungkap bahwa pelaku telah melakukan aksinya di enam TKP, seluruhnya di Kota Medan,” ucapnya.

Baca juga:  Ikatan Mahasiswa Karo Nyalakan 1.000 Lilin untuk Korban Longsor di Tanah Karo

Sementara Komplotan yang kedua masing-masing berinisial AA, MO dan RI ditangkap atas laporan korban Wini Wijaya, dengan nomor laporan LP/887/VII/2018/SU/Polretabes Medan/Sek Medan Baru.

“Awalnya korban memesan makanan dari aplikasi Grab, saat itu korban berada di jalan Kol Laut Yos Sudarso, tiba-tiba ada dua pelaku yang langsung merampas ponselnya, sehingga korban juga sempat terjatuh. Setidaknya delapan TKP diakui para tersangka ini dari hasil interogasi, semuanya berlokasi di kota Medan,” tuturnya.

Kompol Martuasa Tobing menambahkan,  pengungkapan kasus ini berasal dari dua sindikat yang berbeda, “Ini hasil kinerja tim Pegasus Unit Reskrim Polsek Medan Baru, dalam upaya meminimalkan aksi kriminalitas di wilayah Kota Medan, khususnya wilayah Hukum Polsek Medan Baru,” ujarnya.

Baca juga:  Satpol PP Tumbangkan Papan Reklame Bermasalah di Medan

Selain berhasil mengamankan pelaku, petugas juga berhasil menyita barang bukti, berupa satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BK 6177 AGT, satu unit Samsung Note 8 dan satu unit sepada motor Suzuki Satria FU dengan nomor polisi BK 4085 AGS.

“Untuk masyarakat Kota Medan yang pernah mengalami aksi jambret di wilayah hukum Polsek Medan Baru agar dapat berkordinasi dengan unit Reskrim, kemungkinan ada barang-barang hasil jambret yang dapat di ambil dengan menunjukkan beberapa surat-surat atau bukti kepemilikan,” pungkasnya.

Reporter: Kartik Byma

Editor: Rahmat Syahputra

Loading...

Komentar Facebook

To Top