OLAHRAGA

Ini Komentar Pelatih Usai Kekalahan 0-3 PSMS U-19 atas SFC U-19

Pemain PSMS U-19 (baju hijau) mencoba melewati kawalan pemain SFC U-19 pada laga di Stadion Teladan Medan, Sabtu (29/9).(ist)

Tuan rumah PSMS Medan U-19 (di bawah usia 19 tahun) harus menelan pil pahit di laga perdana Liga 1 U-19 usai dipermalukan sang tamu Sriwijaya FC, tiga gol tanpa balas di Stadion Teladan Medan, Sabtu (29/9) sore.

Loading...

Setelah imbang tanpa gol di babak pertama, menit 47 Sriwijaya akhirnya unggul 1-0, lewat gol yang dilesakkan Riski Saputra. Pada menit 52, Sriwijaya gandakan skor menjadi 2-0 oleh gol Rafif Putra Adri. Bukannya mencetak gol balasan, menit ke55,  Aldi Bagoes Pratama diusir wasit Wawan Rapiko dari Riau usai menerima kartu kuning kedua karena melanggar pemain Sriwijaya FC.

Menit 86 melalui gol bunuh diri pemain belakang PSMS Saut Turnip. Hinggap peluit panjang ditiupkan wasit Wawan Rapiko kedua tim tidak mampu menambah gol dan skor 3-0 bagi kemenangan Sriwijaya FC.

Baca juga:  Festival Turnamen SSB Sejati Pratama U-11 Kembali Digelar, Ini Persyaratannya

Pelatih PSMS U-19, Fidel Ganis Siregar usai pertandingan mengatakan, penyebab kekalahan timnya yakni ketidakmampuan menciptakan gol kendati banyak peluang yang tercipta.

“Kedua tim bermain imbang di babak pertama. Di  babak kedua, kami banyak menalekan Sriwijaya FC. Sementara begitu babak kedua, ada 3,4 peluang namun tidak membuahkan gol. Kondisi itu agak sedikit membuat pemain bawah galau. Hal itu dimanfaatkan Sriwijaya FC, mereka cukup lama bermajn. Dari dua peluang dua-duanya jadi gol. Satu gol terjadi karena ketidakberuntungan kami,” ujar Fidel kepada wartawan.
Kegalauan di lini belakang itu pula kata Fidel yang membuat satu pemainnya harus diganjar kartu merah. “Pemain awah mulai ke depan, makanya stoper yang kena kartu merah,” ucapnya.

Baca juga:  Menjamu Madura FC, Pasukan Kinantan Siap Perpanjang Rekor Kemenangan 

Soal kekalahan itu, Fidel  mengaku persiapan  tim asuhannya cukup baik  Namun masalahnya kata dia, PSMS kurang pembinaan. Kendati demikian, dia mengaku yakin bisa lolos.ke babak berikutnya. “Evaluasi kami lini per lini mulai dari pemain depan, kenapa punya peluang tapi tidak menghasilkan gol. Pemain tengah kenapa lawan bisa melawan menusuk pertahanan kita. Pemain bawah kami akan instruksikan berhati-hati dan sabar,” ungkapnya.

Baca juga:  Sponsor Baru PSMS Situs Judi Bola? Ini Jawaban Manajemen

Sementara itu, Pelatih Sriwijaya FC U-19, Robby Saut Simanjuntak, mengatakan, 10 menit babak pertama menjadi waktu baginya untuk mempelajari kekuatan PSMS Medan U-19. “Dari situ kami mengubah taktikal. Saya juga instruksikan pemain jangan takut, main dengan skill,” ucapnya.

Sebelum laga dimulai, kedua tim melakukan upacara penghormatan dengan mengheningkan cipta atas kejadian meninggalnya suporter The Jak Mania Haringga Sirila dan peristiwa duka gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala yang dipimpin Ketua Umum PSSI dan Gubernur sumut, Edy Rahmayadi.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook

To Top