Nusantara

Gandeng Jurnalis, PLN Sumut Laksanakan Workshop dan Sosialisasi Ketenagalistrikan

PUBLIKA.CO.ID- Berastagi, Perusahaan Listrik Negara (PLN), Unit Instalasi Wilayah (UIW) Sumatera Utara menggandeng insan pers laksanakan workshop dan Sosialisasi Ketenagalistrikan di Hotel Mikie Holiday Berastagi, Sumatera Utara.

Loading...

“Harapannya dengan adanya workshop dan sosialisai ketenagalistrikan ini, dapat menambah pengetahuan jurnalis dalam melakukan peliputan dan kerja-kerja jurnalistiknya,” kata Ketua Kelompok Kerja Wartawan Listrik, Yoseph Pencawan dalam kata sambutannya, Senin (22/10).

Dia menambahkan, kegiatan workshop dan sosialisasi tentang kelistrikan hari ini adalah rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan sebelumnya.

Sementara itu, Manager Komunikasi PLN Wilayah Sumatera Utara, Rudi Artoni memberikan apresiasi atas partisipasi dari Jurnalis yang ikut dalam kegiatan tersebut.

Baca juga:  Cemburu, Bembeng Bunuh Selingkuhan Istrinya di Sergai

“Semangat pagi, terimakasih kepada kawan-kawan jurnalis yang pagi ini sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” ujar Rudi.

Diketahui sebelumnya, PLN Wilayah Sumatera Utara bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Medan Sumatera Utara.

Dalam workshop dan Sosialisasi Ketenagalistrikan ini, dilakukan diskusi terkait peran dan fungsi Contact Center PLN dalam melayani keluhan masyarakat.Diskusi berjalan dengan antusias, dengan banyaknya pertanyaan dari jurnalis.

Baca juga:  Penjelasan SBY Soal Mobil Kepresidenan

Dalam penjelasannya, tim Contact Center PLN 123 mengatakan pihaknya selama ini sudah melayani 60.000an pelanggan dalam kurun waktu dua bulan dengan persentase gangguan sebanyak 70 persen dan penambahan daya sebanyak 30 persen.

“Rata-rata kita melayani sebanyak 60.000an pelanggan dalam triwulan. Kalau persentasenya biasanya keluhan gangguan sekitar 70 persen dan penambahan daya 30 persen,” kata Head of Contact Center PLN 123 Medan, Vrisca Riama Sirait.

Namun, sambungnya, dalam triwulan terakhir berhubung PLN sedang ada promo gebyar hari kemerdekaan, maka persentasenya menjadi 50 persen keluhan gangguan dan 50 persen panmbahan daya.

Baca juga:  Lomba Menembak Kodam Iskandar Muda Jadi Ajang Siapkan Bibit Atlet PON 2020 Papua

“Selama triwulan terakhir persentasenya menjadi 50:50. Karena ada promo gebyar kemerdekaan,” ungkap wanita yang akrab disapa Ria ini.

Ia juga menjelaskan, persentase dari keluhan gangguan ini terkadang bukan semata-mata adanya gangguan kelistrikan, tapi juga karena adanya pemeliharaan dari PLN yang dilakukan.

“Kalau untuk pemeliharaan jaringan, itu hal yang rutin selalu dilakukan,” tutupnya.

Reporter: Muklis
Editor: Asmojoyo

 

Loading...

Komentar Facebook

To Top