OLAHRAGA

Akhirnya, PSMS Izinkan Firza Trial di Belgia

Dirut North Cliff Sports, Muslich Widjaya (kanan) didampingi Sekum PSmS, Julius Raja, saat memberikan keterangan, Selasa (23/10) terkait rencana trial Firza Andika ke Belgia.(Syukri Amal)

PUBLIKA.CO.ID- Rencana wing bek muda PSMS Medan, Firza Andika, untuk mengikuti trial di klub liga 2 Belgia, AFC Tubize akhirnya mendapat persetujuan dari manajemen tim berjuluk Ayam Kinantan.

Kepastian itu didapat Selasa (23/10) dari keterangan Direktur Utama (Dirut) North Cliff, Muslich Widjaya. Dia membenarkan, manajemen PSMS diwakili Sekretaris Umum (Sekum), Julius Raja. “Saya ingin meng-clear-kan masalah Firza Andika. Saya terima kasih sama PSMS Medan, ternyata (Firza) diizinkan manajemen PSMS untuk ikut training di Belgia,” ujarnya.

Masalah visa yang sebelumnya disebut sebagai kendala keberangkatan wing bek timnas U-19 tersebut menurut pria yang disapa Iwid ini sudah kelar. “Masalah visa, ya sebelumnya memang ada. Tapi begitu keluar (visa), saya sudah info langsung ke pak Julius Raja. Kita ikuti prosedur resmi, saya hadir bertemu pak Julius, dan ternyata PSMS menyambut positif karena juga mengharumkan nama Sumatera Utara,” ucapnya.

Baca juga:  Laga PSM Kontra PSMS, Pertaruhan Final Dua Ayam Jantan

Jika lolos kata Muslich, akan ada dua anak Medan yang bermain di Liga Eropa. Direncanakan, Firza akan memulai trial di AFC Tubize mulai 5 November mendatang. “Trial mulai tanggal 5 November di AFC Tubize. Andaikata trial lolos, dia langsung dikontrak,” ungkapnya.

Muslich menceritakan, peluang Firza  untuk trial di Belgia tidak terlepas dari seorang agen pemain bernama Khairul Ashraff yang berdomisili di Singapura.  “Kita ada kolega di Singapura, Khairul Ashraff. awalnya North Cliff mengirimkan video Firza kepada pak Khairul. Ternyata video dikirim ke AFC Tubize, tempatnya Eden Hazard dulu. Sebagai respons, klub kirim surat ke northcliff Sport ada ketertarikan kepada Firza tapi melalui trial,” ucapnya.

Soal peluang lolos, pihaknya mengembalikan ke Firza tanpa membebani sang pemain. “Firza sendiri happy, secara manusia dan ingin berkarir ke Eropa. Kita juga enggak menggangu dia selama di timnas biar di
fokus di sana dulu,” lanjutnya.

Baca juga:  Edy: Jangan Kalian Ganggu PSSI Hanya Gara-Gara Edy tak Seperahu

Peluang Firza diikat kontrak di Tubize memang tak mudah. Ada saingan
dari Korsel. Namun, Firza adalah satu-satu wakil Asia Tenggara yang trial di
sana. Wiwid-sapaan akrab Muchlis Widjaya menambahkan selain klub Belgia, Firza juga diminta ikut seleksi di klub Spanyol, termasuk Liverpool.
Namun, pihaknya ingin semua dijalani satu-satu, terkhusus AFC Tubize
lebih dulu.

Bagi NorthCliff, membawa Firza adalah tantangan sebab baru kali ini pemain berposisi bek yang dibawa ke luar negeri. “Banyak yang kirim ke luar negeri itu pemain penyerang. Dan, NorthCliff mencari yang beda,
kami kirim bek,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Julius Raja menjelaskan izin tersebut dikeluarkan demi kemajuan si pemain yang nantinya juga membawa nama Sumatera Utara dan juga PSMS.

Baca juga:  Laga Pamungkas Hadapi PSM, Ini Strategi PSMS Tambal Slot Pemain Absen

Ya, bagi Ayam Kinantan-julukan PSMS, pemain kelahiran Medan tahun 2000. Ini adalah pesepakbola pertama yang mendapat tawarn ke Eropa. Sekaligus pemain kedua asal Sumut setelah Egy Maulana Vikri.

“Dari PSMS mengiyakan, karena ada surat dari Firza menyampaikan keinginan dia ingin berlatih di Belgia. Kita buat jawaban surat tersebut. Boleh (ke Eropa) asal mementingkan kepentingan tim nasional.
Kita harus nasional dulu yang diutamakan. Kalau konsentrasi ke timnas dan selesai, silahkan berangkat. Izin berangkat sudah kita kasih ke dia. Dia masih trial di sana, nanti kalau sudah oke (diterima di sana), baru pembicaraan selanjutnya,” ujarnya

Firza dijadwalkan berangkat tanggal 5 hingga 25 November AFC Tubize. Namun jika kemungkinan timnas U-19 lolos, kepergian Firza akan diundurkan.(Syukri Amal)

Komentar Facebook



Loading...
To Top