Peristiwa

Kejari Kisaran Terima Pelimpahan Aipda Saperio, Tersangka Dugaan Penghina Nabi Muhammad SAW

Foto Aipda Saperio Sahputra Perangin-angin Pinem.(pencarian google)

PUBLIKA.CO.ID- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kisaran menerima pelimpahan tahap dua (tersangka dan barang bukti)

Loading...

Aipda Saperio Sahputra Perangin-angin Pinem (41), tersangka kasus dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW, di akun media sosial (medsos) Facebook dengan tersangka selaku oknum polisi yang bertugas di Satuan Sabhara Polres Asahan, Selasa (23/10) siang.

Dikonfirmasi hak tersebut, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Kisaran, Yunitri Sagala, membenarkannya. _Benar, kita telah menerima pelimpahan tahap dua kasus dugaan ujaran kebencian melalui medsos dengan tersangka Saperio Sahputra Perangin-angin Pinem dari penyidik Polres Asahan,” kata Yunitri, Rabu (24/10)

Baca juga:  Gara-gara Dendam, Situmorang Nekat Membakar Sudirman di Lapangan Reformasi

Dia mengatakan, pelimpahan tahap dua dilakukan setelah jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan kelengkapan berkas milik tersangka sudah terpenuhi (P21). beberapa waktu lalu. Selanjutnya, JPU akan menyiapkan dakwaan agar berkas tersangka oknum Polres Asahan itu dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Kisaran supaya Saperio diadili.

“Saat ini, kita sedang menyiapkan dakwaan supaya secepatnya tersangka diadili,” jelas mantan Koordinator Tuntutan Kejari Medan tersebut.

Untuk diketahui, Aipda Saperio mulai ditahan polisi pada tanggal 30 Agustus 2018. Penyidik menjerat tersangka Saperio dengan Pasal 45A ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE, dan/atau Pasal 16 jo Pasal 4 pada huruf B angka 1 Undang-Undang RI Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Baca juga:  Polda Sumut Tembak Mati 3 Pengedar Narkoba, 9 Kg Sabu Disita

Pada Kamis (23/8) jam 05.00 WIB, di Jalan Sei Kopas Gang Pantai Kelurahan Sendang Sari Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan, Saperio menuliskan kata-kata tak pantas yang dapat diartikan menghina Nabi Muhammad.

Kata-kata itu dibuat Saperio menggunakan satu unit hape merk Samsung J3 warna hitam memposting status yang berisikan kalimat bernada hinaan keji terhadap nabi Muhammad SAW.  Sempat viral di masyarakat, Kamis (23/8) malam Saperio langsung ditangkap petugas Provost Polres Asahan.(Syukri Amal)

Baca juga:  Lempari Atap dan Peras Pedagang Pasar Bengkok, Dua Preman Dicokok
Loading...

Komentar Facebook

To Top