Demokratia

Demi Sumut Bermartabat, Gubernur Diminta Copot Kadis Yang Terindikasi Terlibat “Uang Ketok”

Alwi Hasbi Silalahi/Ist

PUBLIKA.CO.ID- Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara (Badko HMI Sumut) di bawah kepemimpinan Alwi Hasbi Silalahi telah menyampaikan komitmennya untuk mendukung visi Sumut Bermartabat.

Namun dijelaskan juga oleh Hasbi, selain saran, dukungan tersebut juga akan disampaikan dengan kritik-kritik yang bersifat membangun.

“Program kerja Badko HMI Sumut semaksimal mungkin akan diselaraskan dengan upaya mewujudkan visi Sumut Bermartabat,” katanya saat diwawancarai, Kamis (25/10) di Sekretariat Badko HMI Sumut, Jalan Adinegoro No. 15 Medan.

Baca juga:  Dadang Jemput Aspirasi Petani Kopi Sipirok Menuju Senayan

Menurut Hasbi, salah satu hal penting yang harus dilakukan oleh Gubernur Edy Rahmayadi saat ini adalah mencopot kepala dinas yang terindikasi memiliki keterlibatan dengan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Kita sama-sama mengetahui, saat ini masih ada sejumlah oknum yang menempati posisi strategis di Pemprov Sumut terindikasi terlibat ‘uang ketok’ LPJ APBD 2012. Oknum-oknum ini harus disingkirkan demi terwujudnya Sumut yang bermartabat,” jelasnya.

Baca juga:  Diskusi Badko HMI Sumut-DPP KNPI: Pemuda Dalam Perencanaan Pembangunan Nasional

Oleh karena itu, dengan tegas Hasbi meminta Gubernur untuk mencopot oknum-oknum tersebut dari Pemprov Sumut.

“Salah satunya Kadispora Baharuddin Siagian yang pada 2012 menjabat sebagai Kepala Biro Keuangan Setdaprovsu. Gubernur harus mencopotnya dan jangan lagi ‘dipakai’,” tandasnya.

Editor: Asmojoyo

Komentar Facebook



Loading...
To Top