Peristiwa

Membacok Pakai Parang, Penganiaya Suami Buk Susi Ditangkap Polisi

Andreas Sembiring (34) saat diamankan Unit Reskrim Polsek Pancur Batu/ IST

PUBLIKA.CO.ID – Tim Penangan Gangguan Khusus (Pegasus) Polsek Pancur Batu, mengamankan pria bernama Andreas Sembiring (34) Warga Dusun IV, Desa Namo Rian, Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang.

Pasalnya pria berwajah polos itu melakukan penganiayaan terhadap suami dari Susi Susanti Boru Tarigan (21) salah satu warga Dusun V, Desa Namo Rian, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang.

Andreas ditangkap setelah membacok kepala suami Susi, dengan tanpa alasan tersangka datang dan membacok dengan menggunakan parang. Setelah kejadian tersebut korban dilarikan Ke RSUP Adam Malik Medan dan membuat laporan ke Polsek Pancurbatu.

Baca juga:  Ijeck Pimpin IPHI Sumut Lima Tahun ke Depan

Kapolsek Pancurbatu, Kompol Faidir Chan mengatakan tersangka diamankan ke mako setelah mendapat laporan dari korban bahwa telah terjadi penganiayaan.

“Pada Sabtu (3/11) Kita menerima laporan dari salah satu warga bahwa telah terjadi kasus penganiayaan, selanjutnya tim Pegasus dari unit Reskrim Polsek Pancur Batu diturunkan untuk mencari keberadaan tersangka. Sehingga anggota berhasil memburu keberadaan tersangka dan langsung diboyong ke mako,” ungkapnya Minggu (4/11/2018).

Baca juga:  Saksi Ahli Sebut Penyakit Kompol Fahrizal Berbahaya, Bisa Kambuh Sewaktu-Waktu

Dia Juga menjelaskan, dengan cara hunting sistem personilnya berhasil menemukannya tersangka sehingga diboyong ke Mako tanpa melakukan perlawanan.

Dari tersangka pihaknya pun berhasil menemukan barang bukti satu (1) bilah parang yang digunakan untuk melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Dari hasil penangkapan kita berhasil menyita barang bukti berupa satu bilah parang,” jelasnya.

Baca juga:  Kapolsek Pancur Batu Upayakan Jalur Wisata Menuju Berastagi Tidak Macet

“Saat ini korban telah dirawat di rumah sakit Adam Malik untuk mendapatkan perawatan intensif, dikarenakan korban mengalami luka di kepala yang cukup serius. Atas perbuatannya tersangka juga dijerat dalam pasal 351 KUHP dengan ancaman maksimal 2 tahun penjara,” tambahnya.(Kartik Byma)

Komentar Facebook



Loading...
To Top