Serbaneka

Umat Hindu Padati Kuil Sri Mariamman untuk Rayakan Deepavali

Ribuan umat hindu saat beribadah menyambut festival deepavali,di kuil Sri Mariamman Jalan Teuku Umar,Kecamatan Medan Petisah, Selasa (6/11). (Kartik Byma)

PUBLIKA.CO.ID – Merayakan Festival Deepavali 5120 Kaliyuga, ribuan umat hindu etnis tamil beribadah dengan menyanyikan lagu kerohanian di Kuil Sri Mariamman Jalan Teuku Umar, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Selasa (6/11/2018) pagi.

Festival Deepavali dirayakan secara identik dengan hiasan pernak- pernik lukisan bunga serta cahaya yang menerangi halaman rumah, bahkan pernak-pernik tersebut juga terdapat dihalaman kuil.

Ketua Perhimpunan Kuil Sri Mariamman, Candra Bose mengatakan, perayaan Deepavali merupakan hari besar bagi umat hindu, hari penuh kebahagiaan dan kemenangan.

“Ini merupakan hari kemenangan dari darma A mengalahkan raksasa yang selalu menindas umatnya. Selain itu perayaan deepavali disebut sebagai pesta cahaya, biasanya penganut agama hindu selalu memasang pelita di rumah- rumah mereka, hingga di halaman kuil juga kita lakukan pemasangan pelita agar mewarnai festival deepavali ini. Tentunya cahaya pelita itu merupakan suatu penerangan kehidupan,” ungkapnya saat diwawancara Publika.

Dia juga berharap, kedepannya umat hindu dapat memahami arti dari festival deepavali agar, perayaan deepavali dirayakan secara kerukunan,” kita juga harus paham arti dari deepavali, agar tidak terlepas dari budaya-budaya yang ada dari zaman leluhur,” ujarnya.

Sekertaris PHDI Sumut, Matha Riswan menambahkan, deepavali artinya hari kemenangan dimana, hari kematian Rahwana sang raja raksasa dalam Hikayat Ramayana dikalahkan oleh panah dewa Rama.

“Jadi dalam perayaan deepavali ini seluruh umat saling bermaaf-maaf, sehingga merayakannya dengan penuh kebahagiaan,” jelasnya.

Ketua The Hindu Center Indonesia (THCI) Sumut, M Satya Mohan, menjelaskan, festival deepavali 2018 digelar dengan libur fakultatif nasional.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak pemerintah, karena festival deevapali tahun ini diadakan dengan libur fakultatif nasional, tentunya ini merupakan suatu pengakuan identitas umat hindu yang lahir sebagai warga negara Indonesia, kami juga berharap agar kedepannya festival deepavali juga dapat termasuk dalam hari libur nasional,” pungkasnya. (Kartik Byma)

Komentar Facebook



Loading...
To Top