Nusantara

Buku Untuk Anak Banyak Dicari di Bazaar Buku Big Bad Wolf Medan 2018

Dua anak-anak didampingi orang tuanya terlihat di Bazaar Buku Big Bad Wolf, Selasa (6/11) mencari-cari buku.(Syukri Amal)

Buku untuk anak-anak menjadi salah satu yang paling banyak dicari pengunjung Bazaar buku terbesar di dunia, Big Bad Wolf yang berlangsung di Gedung Andromeda, eks Bandara Polonia, sejak 2 November lalu.

Bersama orang tuanya, anak-anak itu  dimanjakan dengan aneka buku aktivitas kesukaan mereka. Dengan harga yang relatif terjangkau, terlihat beberapa anak bebas memilih buku dan menaruhnya di keranjang bukan yang dibawa ibu atau bapaknya.

Salah seorang pengunjung, Yuli (30), mengatakan sangat senang dengan digelarnya bazaar buku Big Bad Wolf di Kota Medan. Menurutnya buku yang ada di tempat itu khususnya buku anak cukup berkualitas dibanding buku anak yang ada di toko pada umumnya. Misalnya banyak buku activity (aktivitas) yang cocok untuk tumbuh kembang anak.

Baca juga:  Kantor Gubernur Terbakar, Hari Ini PNS Diliburkan

“Senang sekali ada bazaar buku sebesar ini, apalagi bukunya bagus-bagus. Saya memang cari buku activity buat anak saya karena biasanya mereka hanya nonton siaran channel TV anak,” ujar warga Rantau Parapat yang mengaku ke Medan mengunjungi orang tuanya, Selasa (6/11/2018).

Yuli juga mengatakan, banyak pilihan buku di bawah tersebut, itu pula yang membuat anak laki-lakinya  yang berusia 5 tahun terlihat tidak lelah meski telah berjam-jam di tempat itu.

Baca juga:  Dua Gardu Induk Beroperasi, 99% Desa di Nias Nikmati Listrik

Hal senada dikatakan pengunjung lainnya, Ivana (30) Warga Brayan. Karena bazaar buku tersebut sangat membantunya memperoleh buku-buku yang dibutuhkan anaknya yang bersekolah di sekolah internasional. Anaknya bisa ikut dan memilih langsung buku yang disuka, sehingga kedatangannya kedua kalinya ini sangat dimanfaatkannya memborong buku anak karena kalau beli diluar negeri harus memikirkan ongkos bagasi.

Untuk harga, dia tidak mempersoalkan karena kalau mahal sedikit menurutnya wajar dibandingkan harus beli di luar kota atau luar negeri.

Baca juga:  Buron Dua Tahun Lebih, Mantan Kadis PU Deliserdang Ditangkap di Rumahnya

“Harga ada yang lebih mahal dan ada juga lebih murah. Untuk buku importna lebih murah. Tapi balik gak balik karena kalau saya beli di luar negeri saya harus keluarin ongkos tiket pesawat dan bagasi, jadi saya lebih senang BBW ada di Medan,” kata Ivana sambil memilih buku anak di tumpukan koleksi buku yang jumlahnya cukup banyak.(Syukri Amal)

Komentar Facebook



Loading...
To Top