Demokratia

Diskusi Badko HMI Sumut-DPP KNPI: Pemuda Dalam Perencanaan Pembangunan Nasional

PUBLIKA.CO.ID- Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara (Badko HMI Sumut) Periode 2018-2020 gelar Silaturahmi Pemuda dan diskusi bersama Pengurus DPP KNPI Haris Pertama, Jum’at (09/11/2018).

Dalam silaturahmi dan diskusi yang digelar di D’Jong Cafe Jalan Selamat Ketaren, Medan Sumatera Utara itu mengusung tema ‘Pemuda Dalam Perencanaan Pembangunan Nasional’ dihadiri oleh pengurus Badko HMI Sumatera Utara dan dimoderatori oleh Wahyu Panjaitan yang juga sebagai Ketua Bidang Agraria Dan Kemaritiman Badko HMI Sumut 2018-2020.

Dalam silaturahmi tersebut, Haris Pertama yang juga merupakan kandidat Ketua Umum DPP KNPI mengatakan bahwa salah satu penyebab banyaknya persoalan yang dihadapi bangsa saat ini dikarenakan pemuda dan mahasiswa sudah tidak lagi berperan sebagaimana mestinya.

Baca juga:  Dialog Patron Institute: Menegaskan Konsekuensi Hukum, Menuju Kampanye Politik Ramah Lingkungan

“Ada banyak sekali persoalan yang dihadapi bangsa saat ini, salah satu penyebabnya adalah pemuda tidak lagi berperan sebagaimana mestinya, harusnya sebagai salah satu negara yang memiliki jumlah pemuda terbesar didunia, negara kita tercinta ini sudah layak menjadi negara yang maju,” ujar Haris.

Lanjut Haris, pemuda merupakan generasi pendorong pembangunan. Sehingga diharapkan pemuda yang dipadukan dengan inovasi dapat memberikan solusi terhadap permasalahan pembangunan dan melakukan transformasi sosial.

Baca juga:  Rapimda III Golkar Sumut, Airlangga: Kader Golkar Harus Fokus Sosialisasikan Kinerja Jokowi-JK

“Pembangunan suatu bangsa itu dipengaruhi oleh bagaimana pemuda dan mahasiswa dapat memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan bangsa dan dapat melakukan transformasi sosial,”ujarnya.

Menurut Haris Kreativitas dan juga menempahan pendidikan karakter terhadap pemuda dan mahasiswa juga harus perlu diperkuat, sebab ia menilai bahwa negara ini tetap jalan ditempat bahkan nyaris mundur dikarenakan kreativitas dan juga pendidikan karakter pada tubuh mahasiswa dan pemuda indonesia sangat lemah.

Sedangkan Ketua Umum Badko HMI Sumatera Utara Muhammad Alwi Hasbi Silalahi mengatakan bahwa untuk dapat memajukan negara Indonesia ini salah satu faktor pendukungnya adalah persatuan dan nilai intelektual pada pemuda dan mahasiswa harus terus diperkuat.

Baca juga:  KPU Medan Coret Satu DCT PDIP dan Nasdem

“Persatuan pemuda dan mahasiswa adalah dasar terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, kualitas Intelektual adalah kunci kemajuan negara Indonesia ini, maka sebagai agen perubahan, sebagai control sosial dan sebagai anak kandung ummat dan bangsa kita harus bersatu dan harus terus mengasah kualitas intelektual kita demi kejuan negara yang kita cintai ini,” ujar Hasbi.

Editor: Asmojoyo

Komentar Facebook



Loading...
To Top