Nusantara

Kantor Gubernur Terbakar, Hari Ini PNS Diliburkan

Diduga Penyebabnya Korsleting Kompresor AC

PUBLIKA.CO.ID – Kantor Gubernur Papua di Jayapura, terbakar hebat, Minggu (11/11/2018). Meski api sudah berhasil dipadamkan, para pegawai di Kantor Gubernur Papua diliburkan pada hari ini.

Dari informasi yang dikumpulkan dari beberapa pegawai, seharusnya Senin (12/11/2018) pagi seperti biasa dilakukan apel pagi di halaman Kantor Gubernur itu, namun hari ini tidak dilaksanakan dengan alasan tidak ada aliran listrik setelah terjadi kebakaran.

Elisa Aury, Asisten Bidang Pemerintahan Setda provinsi Papua membenarkan aktivitas pegawai (PNS) di kantor gubernur Papua hari ini ditiadakan. Kebakaran merusak aliran listrik, sehingga aktivitas pegawai tidak bisa dilakukan.

Baca juga:  Terindikasi Korupsi, Warga Laporkan Oknum Kepala Desa Ke Kejati Sumut

“Ya. untuk hari ini pegawai tidak bisa bekerja karena listriknya belum diperbaiki sejak kebakaran kemarin,” katanya kepada wartawan di Kantor Gubernur Papua jalan Sio-siu Dok 2 Kota Jayapura, Senin (12/11/2018).

Menurut Elisa, Tim forensik Polda Papua hari ini masih melakukan pemeriksaan penyebab kebakaran.
“Tadi ada 2 orang tim dari Laboratorium Forensik Makassar dibantu dari Polda Papua sedang melakukan penyelidikan penyebab kebakaran,” ujarnya.

Baca juga:  FAJI Sumut 2018 – 2022 Dilantik, Usung Misi Prestasi dan Penyelamatan Lingkungan Sungai

Dia berharap agar aliran listrik bisa diperbaiki hari ini dan pegawai dapat berkantor esok hari. Dia juga sudah meminta PLN untuk memperbaiki instalasi listrik di gedung ini.

“Kita sudah minta pihak PLN melakukan pemeriksaan jaringan kabel listrik . Mudah- mudahan hari ini bisa selesai, sehingga besok aktifitas kantor sudah bisa berjalan normal,” harapnya.

Polisi menyebut kebakaran di aula kantor gubernur Papua diduga karena korsleting kompresor mesin pendingin udara (AC). Ruang aula habis terbakar.

Baca juga:  Dorong Sumatera Utara Aerotropolis 2024, HMI Sumut Gelar Seminar Nasional

“Dari olah TKP awal yang dilakukan, sumber api diduga dari korsleting kompresor AC. Dalam kejadian kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa namun kerugian materiil berupa bangunan dan isi gedung atau aula Sasana Krida. Habis terbakar berupa kursi dan sound system yang melekat pada dinding gedung,” ujar Kabid Humas Polda Papua AM Kamal dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/11/2018).(dtk)

Komentar Facebook



Loading...
To Top