Nusantara

Sidang Perdana Tersangka Pelaku Pembunuhan Mayat di Kardus Dijadwalkan 21 November

Ilustrasi pembunuhan.(ist)

PUBLIKA.CO.ID- Masih ingat dengan berita penemuan mayat di dalam kardus di samping Gereja HKBP Ampera Medan, Rabu (6/6) yang sempat menggegerkan warga?. Tersangka pelaku pembunuhan tersebut, Hendri alias Ahen, sidangnya akan segera bergulir, setelah tim Penuntut Umum  Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan telah melimpahkan berkas perkara tersangka ke Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Penuntutan Kejari Medan, Marthias mengatakan, berkas pelaku pembunuhan terhadap Rina Karina (21) yang  selanjutnya memasukkan jasad korban ke dalam kardus dan ditinggal di atas sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi 5875 ABM itu sudah dilimpahkan ke PN Medan, pertengahan pekan lalu.

Baca juga:  FAJI Sumut 2018 – 2022 Dilantik, Usung Misi Prestasi dan Penyelamatan Lingkungan Sungai

“Pelimpahan ini kita lakukan pada 7 November kemarin setelah berkas dinyatakan lengkap pada 2 Oktober 2018 kemarin,” sebut Marthias, Jumat (16/11).

Bahkan Marthias mengatakan, PN Medan sudah menjadwalkan persidangan kasus pembunuhan ini. Berdasarkan jadwal yang mereka peroleh, jadwal sidang akan berlangsung pada 21 November 2018. Dia juga menyebutkan tersangka dijerat dengan Pasal 338 dan Pasal 351 ayat 3 KUHP.

“Agendanya dakwaan. Ada tiga orang jaksa yang menangani perkara ini, saya sendiri, Chandra Naibaho dan Karya Sahputra,” ucap Marthias

Baca juga:  Wah, Ustad Tengku Zulkarnain Semarakkan Tablig Akbar Masjid Noer Ida Deliserdang

Sekadar informasi, penemuan mayat perempuan dalam kardus di samping Gereja HKBP Ampera, Medan terjadi pada Rabu (6/6/) pukul 02.00 WIB dini hari yang sontak membuat warga heboh.

Diketahui, wanita tersebut merupakan Rika, seorang pegawai toko kosmetik. Saat itu, mayat Rika dibungkus dalam sebuah kardus dan ditaruh di atas motor Honda Scoppy yang masih menyala. Warga yang curiga pun segera melaporkan penemuan kardus tersebut. Ketika aparat datang, kardus dibuka dan ditemukan mayat di dalamnya.Rika Karina (21) ditemukan dengan kondisi leher dan tangan terluka.

Baca juga:  Kejati Sumut Sebut Kasus Dokumen Palsu JR Saragih Kedaluwarsa

Tak Butuh waktu lama, polisi berhasil meringkus tersangka pembunuhan bernama Hendri alias Ahen. Hendri mengakui pembunuhan yang dilakukannya terhadap Rika.  Sebelumnya Rika mendatangi rumah pelaku. Keduanya terlibat perang mulut terkait urusan jual-beli kosmetik sebesar Rp4,2 juta. Uang tersebut sudah diberikan pelaku kepada korban pada 31 Mei 2018 di Milenium Plaza. Namun, pesanan pelaku belum juga diberikan korban. Hal itu diduga memancing terdakwa untuk melakukan pembunuhan.(Syukri Amal)

Komentar Facebook



Loading...
To Top