OLAHRAGA

Manajemen PSMS Tepis Isu Pengaturan Skor saat Lawan Persib

Gelandang Serang PSMS, Frets Butuan (kiri) saat laga kontra Persib Bandung beberapa waktu lalu.(ist)

PUBLIKA.CO.ID- Isu pengaturan skor pada laga yang berakhir kemenangan PSMS Medan 1-0 atas Persib Bandung di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (9/11) lalu dibantah tegas manajemen PSMS Medan.

Sekretartis Umum (Sekum) PSMS Medan, Julius Raja, kepada Publika, Senin (19/11) menyatakan, isu suap yang disebutkan dilakukan kepada beberapa pilar Persib Bandung tersebut sebagai kabar hoax. “Wah, tidak benar itu, hoax. Dari mana uang PSMS?. Kami saja pas-pasan,” ujarnya via WhatsApp.

Menurutnya, isu yang tidak mengenakkan tersebut merupakan fitnah kepada tim yang saat ini tengah berjuang lolos dari zona degradasi tersebut. “Kami tidak pernah dan tidak ada lakukan seperti itu. Hal yang aneh,” kata dia lagi.

Posisi tim Ayam Kinantan yang saat ini tengah terseok-seok menjadi bukti bahwa PSMS kata Julius, berjuang secara murni dan sesuai prosedur. ”Kalau memang bisa seperti itu, kenapa tidak dari dulu saja?. Sementara kami saja sedang berusaha untuk keluar dari zona degradasi,” katanya lagi.

Baca juga:  Hadapi Kepri Jaya Momentum PSMS Move On

Hasil buruk PSMS di Stadion Teladan pada beberapa laga terakhir menurut pria yang disapa King itu menunjukkan bukti manajemen PSMS tidak melakukan hal-hal tercela seperti yang diisukan tersebut. “Kalau bisa begitu (mengatur skor), kenapa kemarin seri di Medan kalah dengan Mitra Kukar (1-3), kalah dengan PSIS di Medan (2-3). Kalau semua itu bisa kami menangkan berarti poin PSMS sekarang 33+ 9 atau Sudah 42 poin. Jadi hanya butuh sekali menang saja sudah lolos dari degeadasi. Ini kan kami masih berjuang lagi dengan Persipura,” bebernya.

Bahkan, King menilai, bisa saja nanti ketika menang ataupun seri saat menghadapi Persipura Jayapura, Sabtu (24/11) mendatang, akan ada pihak yang menuding hal yang sama.  “Ntar kalau menang dengan persipura, dibilangin mainkan pemain lagi. Ini yang perlu di jelaskan. Makanya harus dilihat betul, jangan asal tuduh, bisa bahaya,” ucapnya.

Baca juga:  Medan dan Sergai Sukses Mendominasi Kejurda R6 Arung Jeram Sumut

Bahkan King menantang pihak yang menuding PSMS melakukan pengaturan skor dengan menyuap pemain lawan untuk membuktikan tuduhan itu dan bahkan bila perlu melaporkannya kepada pihak berwajib. “Sekalian saja buktikan kalau memang ada bukti, jangan cuap-cuap. Ini lagu lama. Kalau perlu suruh buat laporan saja,” ungkapnya.

Menurut Julius, rekaman pertandingan bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pihak manapun untuk menilai kualitas laga tersebut. “Kalau bisa, lihat betul-betullah rekaman video nya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pelatih PSMS, Peter Butler juga membantah dugaan adanya sinyalemen permainan pada laga Persib kontra PSMS itu. “Pada pertandingan itu, PSMS bermain lebih baik dari Persib, Dan coba lihat gol Felipe (Martin Dos Santos), itu murni gol lewat skema permainan,” ujarnya.

Baca juga:  Kepri Jaya Akhiri Perjuangan PSMS di Piala Indonesia

Seperti diketahui, isu pengaturan skor laga antara Persib kontra PSMS Medan mencuat setelah akun Twitter @rayhantaswin mem-publish tangkapan layar (screen capture) berisi tulisan tuduhan sejumlah pemain Persib menerima suap saat laga kontra PSMS Medan.

“Ternyata pasca kekalahan dari PSMS Medan di locker room (Mario) Gomez melontarkan pernyataan sepihak dgn menuduh Supardi (Nasir), Ghozali (Siregar), Ardi (Idrus), dan Eka (Ramdani) dapat sogokan dari tim lawan”. Cuitan tersebut sontak ramai jadi perbincangan di dunia Maya.(Syukri Amal)

Komentar Facebook



Loading...
To Top