Nusantara

Mengejutkan, MUI Sumut Sebut Belum Ada Hotel di Medan yang Bersertifikasi Halal

Direktur LPPOM MUI Sumut, Prof Dr Ir Basyaruddin MS.(ist)

PUBLIKA.CO.ID- Di tengah banyaknya bermunculan hotel-hotel di Sumatera Utara (Sumut), nyatanya belum ada satupun hotel di Medan yang memiliki sertifikasi halal.

Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, Prof Dr Ir Basyaruddin MS, mengatakan, tidak hanya hotel biasa pada umumnya, bahkan hotel yang sengaja mencirikan nuansa Islami pun tidak bersertifikasi. “Belum ada hotel yang bersertifikasi halal. Memang ada hotel yang kebetulan punya orang Islam, tapi itu pun belum tentu halal,” ujar Basyaruddin, Rabu (21/11).

Baca juga:  30 Persen Ibu di Sumut Jarangkan Kelahiran Dengan Jarak 5 Tahun

Menurutnya, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada hotel-hotel untuk mengurus sertifikasi halal tersebut. Masalahnya kata Basyaruddin, pemerintah daerah kurang mendukung atau tidak komitmen terhadap hal tersebut. “Kalau daerah lain, pemerintah daerah yang komit itu Jawa Barat dan Batam,” kata Basyaruddin.

Namun, dia berharap, Undang-Undang Jaminan Halal yang saat ini tengah dirampungkan akan membuat hotel bisa patuh terhadap regulasi tersebut. “Sertifikasi halal wajib nanti di tahun 2019. Tapi memang sampai saat ini masih sulit karena sertifikasi halal ini sifatnya mandatory, kerelaan,” papar dia.

Baca juga:  BKKBN Sumut: Angka Remaja Jadi Ibu di Kota Lebih Tinggi dari Desa

Untuk hotel, Basyaruddin menyebutkan, mengeluarkan biaya paling sedikit Rp4,5 juta untuk pengurusan sertifikat halal, ditambah produk yang masing-masing mencapai sekitar Rp100 ribu. “Ukuran hotel tidak terlalu berat. Karena kalau tidak ada sertifikasinya, makan makanan hotel ngeri kita. Makanan prasmanan itu juga harus hati-hati,” ungkapnya mengingatkan.(Syukri Amal)

Komentar Facebook



Loading...
To Top