Peristiwa

Curi Handphone Warga Simalingkar, Juru Parkir Ditangkap Polisi

PUBLIKA.CO.ID – Alvin Yudi warga Jalan Sei Wampu Baru, Pasar II, Kecamatan Medan Baru, akhirnya meringkuk dibalik jeruji besi sel tahanan Polsek Medan Baru.

Pasalnya pria berprofesi sebagai juru parkir itu telah mencuri ponsel milik Ramses Sugianto Napitupulu, warga Jalan Pinus, perumnas Simalingkar pada Selasa (9/10) lalu.

Setelah kejadian ponselnya hilang sejak sebulan lalu korban telah mencurigai seseorang pria yang berprofesi sebagai juru parkir diduga sebagai pelakunya.

Selanjutnya korban membuat laporan di Polsek Medan Baru dengan LP/1926/XI/2018 /SU/Polrestabes Medan/Sek Medan pada Rabu (10/10) lalu, mendapatkan laporan tersebut polisi langsung melakukan penyelidikan hingga mendapatkan satu pelaku yang terindikasi sebagai pelaku pencurian ponsel milik korban.

Baca juga:  Banom Tuntut Pembekuan SK Ketua HIPMI PT Sumut Dibatalkan

Pelaku ditangkap pada Senin (19/11) kemarin, keberadaannya pun diketahui setelah pihak kepolisian berpakaian preman memburunya saat tengah berada di depan Indomaret di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Medan Baru.

Dirinya pun ditetapkan petugas sebagai tersangka saat dilakukan penggeledah. Dari kantong celananya petugas mendapat sehelai kertas bukti dari salah satu tempat pegadaian, selanjutnya tersangka langsung diboyong ke mako.

Baca juga:  Pembobol Mesin ATM BRI Diringkus Tim Pegasus Polrestabes Medan

Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing, saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa tersangka ditangkap karena telah melakukan pencurian Ponsel milik salah seorang pedagang di pasar Pringgan.

”Alvin Yudi Pratama Sianipar ditangkap karena telah melakukan pencurian Ponsel milik Ramses Sugianto Napitupulu, tersangka ditangkap Anggota tim Pegasus unit reskrim Polsek Medan Baru saat berada di depan Indomaret ,”ungkapnya Sabtu (24/11/2018).

Dia juga menjelaskan, dari hasil interograsi tersangka mengakui perbuatannya dan ponsel hasil aksinya itu telah di jual ditoko Nimpa Computer jalan Jamin Ginting, tersangka menjualnya seharga Rp 600 ribu.

Baca juga:  TPL Bantu Pembangunan Pagar SD Negeri di Lumban Sirait

“Berdasarkan fakta-fakta dan beberapa barang bukti yang ditemukan dari pelaku kami tetapkan sebagai tersangka kini tersangka akan menjalani masa tahannya,” Jelasnya.

“Atas kelakuannya tersangka dijerat dalam pasal 363 KUHP ayat 1 dengan ancaman paling lama 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Kartik Byma

Komentar Facebook



Loading...
To Top