Peristiwa

Kelompok Tani Kopi Desa Simare Dapat 625 Unit Perangkap Hama dari PT TPL

PT. Toba Pulp Lestari, Tbk. (TPL) menyerahkan bantuan 625 unit perangkap hama (feromon trap) kepada kelompok tani kopi, di desa Simare, kecamatan Borbor, kabupaten Toba Samosir (Tobasa). (IST)

PUBLIKA.CO.ID – Sebagai komitmen untuk mendukung pertanian masyarakat, PT. Toba Pulp Lestari, Tbk. (TPL) menyerahkan bantuan 625 unit perangkap hama (feromon trap) kepada kelompok tani kopi, di desa Simare, kecamatan Borbor, kabupaten Toba Samosir (Tobasa).

“Kami berterimakasih kepada pihak perusahaan yang mau membantu menyelesaikan masalah hama pada tanaman kopi masyarakat di desa kami. Kami berharap dengan adanya bantuan feromon trap ini, panen kopi kami tidak lagi terganggu,” ujar kepala desa Simaremare, Naek Hutapea, saat menerima bantuan.

Kepala Bidang Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Tobasa, Frisda Napitupulu mengapresiasi respon PT TPL yang cepat merespon untuk menangani  masalah hama di tanaman kopi masyarakat desa Simare.

Baca juga:  TPL Bantu Pembangunan Pagar SD Negeri di Lumban Sirait

“Terimakasih kepada pihak perusahaan yang langsung berkomunikasi dengan kami agar membantu masyarakat mencari solusi terhadap permasalahan tanaman kopi mereka,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Donal Hutapea, salah satu petani kopi di desa Simare, yang menerima bantuan feromon trap. “Kami berterimakasih dengan bantuan perangkap hama untuk tanaman kopi kami. Semoga hasil panen kopi kami menjadi maksimal,” ujar Donal.

Community Land Development Head PT TPL, Jandres Silalahi, mengatakan bahwa pihak perusahaan mengapresiasi berbagai pihak karena solusi terhadap masalah tanaman kopi masyarakat di desa Simare telah ditemukan.

Baca juga:  Mahasiswa STIKP Rayakan Natal untuk Memaknai Arti Perbedaan

“Kami mengapresiasi pihak Dinas Pertanian dan Perikanan kabupaten Tobasa yang berkomunikasi bagi dengan kami begitu juga dengan para petani kopi di desa Simare yang selalu berdialog dengan kami. Harapan kami adalah para petani bisa memanfaatkan bantuan dari perusahaan sebaik mungkin dan kami siap untuk selalu berdialog agar pada saat panen masyarakat mendapatkan hasil yang maksimal,” ujar Jandres.

Feromon trap ini akan dipasang di areal pertanian kopi seluas 25 hektar atau terpasang 25 unit Feromon trap per satu hektar tanaman kopi.

Baca juga:  Doorrr! Pelaku Pembobol Rumah di Jalan Makmur Ditembak Polisi

Feromon trap ini mampu memerangkap kumbang penggerek buah kopi sehingga buah kopi terhindar dari serangan hama ini. Pemasangan dengan penggantungan perangkap pada ketinggian 1,5 meter dari permukaaan tanah.

Desa Simare yang berlokasi di kecamatan Borbor merupakan salah satu desa yang bersebelahan langsung dengan wilayah operasional hutan tanaman industri PT TPL di estate Habinsaran.(*)

Komentar Facebook



Loading...
To Top