OLAHRAGA

Djanur, Bawa PSMS Naik ke Liga 1 dan Bisa Menjatuhkan PSMS ke Liga 2 Lagi

Pasukan Ayam Kinantan Hadapi Persebaya di Stadion Teladan 1 Desember
Djadjang Nurdjaman dibopong pemain PSMS Medan saat berhasil membawa pasukan Ayam Kinantan Promosi ke Liga 1 musim lalu. (Dok PT Liga Indonesia)

PUBLIKA.CO.ID – Liga 1 Indonesia musim ini menyisakan tiga laga bagi PSMS Medan. Pasukan Ayam Kinantan masih berada di dasar klasemen dengan poin 34 dari 31 laga.

Laga hidup mati akan dilakoni PSMS Medan akhir pekan ini. Mereka akan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Teladan pada Sabtu (1/12/2018).

Ini akan menjadi laga reuni pertama kali antara PSMS dan mantan pelatih yang telah membawa PSMS promosi ke Liga 1: Djadjang Nurdjaman.

Pria yang akrab disapa Djanur menukangi PSMS Medan sealam setengah musim Liga 2 hingga promosi, dan Liga 1 2018 pada putaran pertama. Setelah ia didepak manajemen PSMS, Djanur menukangi Persebaya.

Baca juga:  Disanksi Lagi Untuk Penyalaan Suar, Total Denda PSMS Rp1 Miliar Lebih

Hasilnya cukup moncer, kini Persebaya tengah berjuang masuk posisi 5 besar klasemen. Irfan Jaya dkk berada di peringkat enam dengan 47 poin. Hanya berselisih 1 poin dari penghuni peringkat 5, Borneo FC. Selisih 2 poin dari peringkat 4, Bhayangkara FC, dan berjarak 3 poin dari peringkat 3, Persib Bandung.

Bertandang ke Stadion Teladan tentu Djanur mengincar 3 poin untuk menembus posisi lima besar. Sekaligus ‘pembalasan dendam’ atas kesewenangan manajemen PSMS Medan yang mendepaknya beberapa bulan lalu.

Baca juga:  Kepri Jaya Akhiri Perjuangan PSMS di Piala Indonesia

Namun, Djanur mungkin bakal galau. Pasalnya jika PSMS Medan kalah, maka tim Ayam Kinantan akan tertahan di dasar klasemen dan akan semakin sulit keluar dari zona degradasi karena PSMS hanya menyisakan 2 laga, melawan PS Tira dan PSM Makassar.

Melawan PS Tira di tepat netral yakni Stadion Pakansari Bogor, peluang meraih 3 poin terbuka. Pasalnya PS Tira berada di peringkat 17 dengan 36. Jika berhasil menang, PSMS hanya naik satu strip ke posisi 17. Artinya belum aman dari zona degradasi.

Baca juga:  Medan dan Sergai Sukses Mendominasi Kejurda R6 Arung Jeram Sumut

Di laga terakhir, PSMS akan bertandang ke markas pemuncak klasemen. Jelas PSM takkan mau tampil kendor. Karena pertaruhannya, jika seri atau kalah, PSM bakal kehilangan posisi puncak dan bakal kehilangan gelar juara Liga 1.

So, PSMS berada “di ujung tanduk” saat ini. Bagaimana hasilnya di akhir musim? Tiga laga terakhir PSMS layak dinantikan.(*)

Penulis: Arifin Al Alamudi

 

Komentar Facebook



Loading...
To Top