Nusantara

Kejati Sumut Sebut Kasus Dokumen Palsu JR Saragih Kedaluwarsa

Jopinus Ramli (JR) Saragih.(pencarian google)

PUBLIKA.CO.ID- Kasus dugaan penggunaan dokumen palsu dalam Pilkada dengan tersangka Jopinus Ramli (JR) Saragih disebut sudah kedauwarsa.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), Edyward Kaban mengatakan, kasus tersebut sudah lama bergulir sebelum pelantikan Gubernur Sumut (Gubsu) terpilih yang lalu. Sebelumnya kata dia, berkas tersebut dinyatakan lengkap dan sudah dikembalikan ke penyidik Polda Sumut.

“Setelah kita nyatakan P21, dengan berjalannya waktu dikembalikan lagi pada kita melalui Sentra Gakumdu (Penegakan Hukum Terpadu). Kemudian kita kembalikan lagi,” ujar Edyward saat acara Coffee Morning dan Peringatan Hari Anti Korupsi Indonesia (HAKI) di Kejati Sumut, Senin (10/12).

Baca juga:  Lomba Menembak Kodam Iskandar Muda Jadi Ajang Siapkan Bibit Atlet PON 2020 Papua

Namun selanjutnya, karena alasan  Pilkada sudah selesai, kata Edyward, pihaknya mengembalikan berkas itu kembali. “Dan dari hasil penelitian jaksa peneliti kita di Sentra Gakumdu bahwa perkara ini kita kembalikan lagi karena kita menyatakan perkara itu sudah kedaluwarsa. Itu sesuai aturan yang ada,” terang mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tangerang itu tanpa merinci lebih lanjut.

Baca juga:  Lomba Menembak Kodam Iskandar Muda Jadi Ajang Siapkan Bibit Atlet PON 2020 Papua

Untuk diketahui, JR Saragih disangka telah menggunakan surat palsu saat mendaftar sebagai calon gubernur ke KPU Sumut. Tim dari Sentra Gakkumdu Sumut menindaklanjuti laporan tentang dugaan pemalsuan tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Sopan Adrianto, pada bagian legalisasi fotokopi ijazah SMA JR Saragih.

Bupati Simalungun itu disangka telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 184 UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.

Baca juga:  Lomba Menembak Kodam Iskandar Muda Jadi Ajang Siapkan Bibit Atlet PON 2020 Papua

Jaksa peneliti di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menyatakan berkas perkara kasus penggunaan surat palsu dengan tersangka Jopinus Ramli (JR) Saragih sudah lengkap pada Maret 2018 silam untuk diproses.(Syukri Amal)

Komentar Facebook



Loading...
To Top