Peristiwa

Nekat Cabuli Kakak Ipar, Peradilan Ditangkap Polisi

Peradilan Sembiring (Tengah) saat menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Pancur Batu (Foto Ist)

PUBLIKA.CO.ID – Peradilan Sembiring (21) warga Kecamatan Pancur Batu,Deliserdang, terpaksa mendekam di sel tahan Polsek Pancur Batu. Dirinya telah dilaporkan atas kasus pemerkosaan dengan kakak iparnya sendiri pada beberapa waktu lalu.

Loading...

Korban berinisial AS membuat laporan ke Polsek Pancur Batu setelah dirinya pun disetubuhi oleh suami adiknya, lantaran tak tahan dengan kelakuan suami adiknya telah mengambil kesuciannya.

Menanggapi laporan dari korban pihak Kepolisian Sektor Pancur Batu pun bergerak cepat sehingga polisi berhasil meringkus pelaku.

Baca juga:  Razia Diskotek di Medan, 15 Orang Positif Narkoba

Keterangan dihimpun awal kejadian,  saat korban yang merupakan kakak ipar tersangka yang berinisial AS Boru Tarigan berada di rumah tersangka, sedang menjaga keponakanya itu yang merupakan buah cinta kasih dari adik kandungnya.

Melihat penampilan dan keindahan lekuk tubuh kakak iparnya yang begitu mempesona seperti gitar spanyol ditambah suasana rumah dalam keadaan sunyi, sontak pikiran kotor tersangka mulai bekerja. Disaat itu lah mulai berpikir bagaimana agar dapat menikmati sesuatu di balik kesucian kakak iparnya sendiri.

Baca juga:  Saksi Mata Ungkap Keanehan Sebelum Cici Ditemukan Tewas Di Gereja

Tersangka menerkamnya secara tiba-tiba, bagaikan singa yang sedang lapar disiang hari sehingga korban pun terpaksa untuk berpasrah dan tidak berdaya.

Merasa telah jadi korban pemerkosaan,  akhirnya AS Boru Tarigan langsung membuat laporan ke MaPolsek Pancur Batu dengan nomor laporan /400/XII/2018/Restabes Medan /Sek Pancur Batu.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian pemerkosaan tersebut.”Benar telah diamankan satu pelaku pemerkosaan terhadap kakak iparnya sendiri, istri tersangka dengan korban merupakan kakak adik,” ungkapnya pada Senin (10/12).

Baca juga:  Buaya Tiap hari Muncul di Sungai Natal, Warga Minta BBKSDA Sumut Bertindak

Dia juga menjelaskan, saat ini pihaknya akan melakukan introgasi dan pemeriksaan terhadap tersangka,” kita introgasi dan berikan pemeriksaan lebih lanjut selanjutnya akan kita peroses secara hukum,” jelasnya.

“Atas kelakuannya tersangka dijerat dalam Pasal 484 Ayat (1) dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Kartik Byma

Loading...

Komentar Facebook

To Top