Nusantara

Wah, Ustad Tengku Zulkarnain Semarakkan Tablig Akbar Masjid Noer Ida Deliserdang

Ustad KH Tengku Zulkarnain.(panjimas.com)

PUBLIKA.CO.ID– Bagi masyarakat Deliserdang sekitarnya yang merindukan ceramah khas Ustad KH Tengku Zulkarnain segera bisa mengobati kerinduannya. Pasalnya, Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, itu akan menghadiri tablig akbar, Sabtu (29/12/2018) di Masjid Noer Ida, Deliserdang.

Loading...

Dilansir dari kitakini.news, tablig akbar di masjid beralamat di Dusun Jati, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Deliserdang itu digelar Karang Taruna Tumpatan, Kelompok Karya Masyarakat Tumpatan (Kekar Mapan). Tablig akbar itu juga didukung oleh Remaja Masjid, Kumpulan Remaja Masjid Desa Tumpatan (Kurma) bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT)

Baca juga:  Seorang Anak Dihukum Siram Kepala Pakai Oli Bekas, Cerita Di Baliknya Bikin Sedih

Ketua Karang Taruna Kekar Mapan, Jaman Saputra, mengatkan, tablig Akbar itu terselenggara lantaran ACT menjembatani panitia pelaksana dalam menghadirkan ustad KH Tengku Zulkarnain yang dijadwalkan berceramah di acara tablig akbar tersebut.

“Kita undang ustadz KH T Zulkarnain itu, karena selama ini, beliau dianggap sebagai ustadz kontroversial. Makanya, di tablig akbar ini, kita mau buktikan bahwa beliau adalah milik semua umat,” papar pria yang juga menjabat sebagai penasehat panita pelakasana tablig akbar itu, Selasa (11/12/2018).

Baca juga:  Masyarakat Pakpak Bharat Gelar Malam Refleksi 1000 Lilin Untuk Remigo

Untuk itu, Jaman Saputra S.Pd mengundang umat Islam di Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin dan umat Islam di Kabupaten Deliserdang dan sekitarnya untuk menghadiri acara tablig akbar tersebut.

“Dengan adanya tabligh akbar tersebut, diharapkan ukhuwah umat Islam akan terus terjaga, khususnya umat Islam di Desa Tumpatan. Kami memprediksi, 2000 umat Islam akan meramaikan tablig akbar tersebut, karena halaman Masjid Noer Ida cukup luas dan bisa menampung ribuan umat Islam,” ujarnya.

Baca juga:  Berdamai, Kemitraan Sabar Sitorus-H Arbie Barlanjut

Jaman Saputra mengungkapkan, melalui kegiatan tersebut, umat Islam yang hadir bisa memahami tentang pentingnya berpolitik. Mengingat, selama ini umat Islam menganggap politik itu merupakan hal yang tabu dan bahkan kotor.

“Makanya mau kita dudukkan orang-orang politik itu berasal dari orang-orang yang baik, biar politik itu jadi baik dan tidak kotor,” ujarnya.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook

To Top