Serbaneka

Jelang Perayaan Natal-Tahun Baru, Penarik Becak Ini Panen Rejeki

Wak Uli saat membuat trompet Unik Di rumahnya (Publika/Kartik Byma)

PUBLIKA.CO.ID – Jelang perayaan Natal dan tahun baru segera tiba, sejumlah masyarakat di Kota Medan mulai menikmati suasana liburan mudik, namun ada yang menarik dari pria penarik becak di Medan ini. Lantaran dirinya mempunyai skil seni sehingga mampu menciptakan ribuan trompet unit untuk persiapan pergantian malam tahun baru 2018/2019.

Wak Uli sebutan nama dari pria pengerajin terompet di Medan ini menjadi sorotan netizen. Sosoknya telah dikenal sebagai warga penduduk Jalan Pelajar Timur Ujung, Kecamatan Medan Denai, Kelurahan Binjai.

Banyak jenis trompet unik yang dihasilkannya, mulai dari bentuk naga, hingga bentuk gitar, sepeda dan becak juga dapat diproduksikan.

“Sudah 19 tahun jadi pengerajin trompet, berawal dari kerja dengan salah satu pengusaha trompet di Medan hingga menjadi seorang pengeraji trompet, kalau kegiatan saya biasanya penarik becak lantaran jelang tahun baru, sejak awal oktober lalu kita sudah mulai untuk beralih membuat trompet lagi, bulan lalu kita telah memproduksi sekitar 6 ribu trompet,” ungkapnya saat diwawancara, Kamis (21/12).

Ribuan trompet yang dihasilkannya juga di pasarkan keluar kota seperti Kota Cane, Aceh, Rantauprapat, dan Tapsel.

Selain menarik becak dirinya juga berperofesi sebagi kuli bangunan.

“Selain menjadi pengerajin trompet banyak pekerjaan lain yang dapat saya lakukan biasa jadi kuli bangunan, sambil menarik becak juga ya namanya kebutuhan ekonomi pastinya semua pekerja harus dapat kita kerjakan asal halal dan jujur Insya Allah rejeki juga datang,” ujar pria berambut putih itu sambil membuat trompet uniknya.

Dia juga mengaku, ditahun 2018 ini pemasaran trompet mengalami penurunan lantaran pesanan dari luar kota tidak terlalu banyak dibanding tahun 2017 lalu.

“Tahun ini pemasaran trompet di Medan mengalami penurunan, dibanding tahun 2017 lalu lantaran banyaknya konsumen dari luar daerah yang belum memesan, kalau tahun kemarin banyak pesanan dari luar bahkan hingga menjelang beberapa hari lagi malam tahun baru pun masih ada yang memesan,” akunya.

Banyaknya jenis trompet unik yang dihasilkan menjadi penarik konsumen baginya, namun di Kota Medan ternyata trompet uniknya ini telah banyak dimintai masyarakat.

” Kalau di Medan banyak konsumen yang minat dengan trompet naga dan trompet krucut lantatan harganya yang masih terjangkau dan bentuknya pun cukup unik, biasanya kita menjual dengan harga 3 ribu hingga 15 ribu, kalau trompet krucut 3 ribu, kalau bentuk naga dan yang lebih unik lagi mulai dari harga 15 ribu hingga 50 ribu,” pungkasnya.(Kartik Byma)

Komentar Facebook



Loading...
To Top