Nusantara

Berikan Pelayanan Cepat bagi Masyarakat, Pemko Medan Luncurkan Medan Command Center

Kepala  Dinas Komunikasi Dan Informasi (Diskominfo) Kota Medan, Zain Noval, saat memberikan keterangan terkait MCC, Rabu (26/12).(istimewa)

PUBLIKA.CO.ID – Pemerintah Kota Medan (Pemko Medan) meresmikan Medan Command Center (MCC) di Lantai I Kantor Walikota Medan, Rabu (26/12).

Bekerja sama dengan Hikvision Digital Teknologi Medan, MCC disebut sebagai solusi terbaik meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar terlayani dengan cepat.

Walikota Medan, Dzulmi Eldin mengatakan, MCC adalah solusi terbaik dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan juga memudahkan untuk mengambil keputusan secara cepat dan tepat agar masyarakat terlayani dengan cepat.

“Kita memang harus mengikuti perkembangan teknologi, termasuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan dihadirkannya MCC ini, akan mudah dan cepat melayani masyarakat dan kita menjadi mudah menerima laporan-laporan masyarakat,” ujarnya di sela peresmian MCC.

Eldin mengatakan, Ada 174 aplikasi yang ada di layar MCC dan jumlah aplikasi tersebut dapat berkembang lagi. Kepala  Dinas Komunikasi Dan Informasi (Diskominfo) Kota Medan, Zain Noval mengatakan, 174 aplikasi yang dimaksud itu ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca juga:  Lomba Menembak Kodam Iskandar Muda Jadi Ajang Siapkan Bibit Atlet PON 2020 Papua

“Operasi aplikasi ada di OPD, jadi operator di MCC tugasnya hanya menampilkan saja. Untuk Konten dan perubahan isi, itu dioperasikan oleh OPD. Operator kita tidak mengolah data namun hanya menampilkan,” katanya.

Zain Noval menambahkan, pembangunan MCC dimulai pada 2018. Sebelumnya pihaknya melakukan nota kesepahaman (MOU) dengan Universitas Sumatera Utara (USU) terkait dengan master plain.

Dengan telah terbangunnya data center 2017 yang menghimpun data OPD, jadi data pemerintah tidak lagi berada di provider swasta, namun sudah ada di pemerintah sendiri.

“MCC ini berfungsi untuk pimpinan menggunakan IT mempermudah mengambil keputusan. Misalnya, sebaran penduduk terdata di 21 kecamatan tingkat usia, sehingga pada saat dilihat melalui command center di suatu kecamatan apakah di sebuah sekolah, kelasnya sudah terpenuhi atau tidak dengan jumlah anak yang ada di sekolah tersebut.

Jadi pengambil keputusan, dapat mengambil keputusan  apakah harus ada penambahan sekolah atau lokalnya saja. Kemudian juga dapat melihat sebaran guru, sebaran dokter. Jadi semua bisa diramu di sini,” Jelas Zain Noval.

Baca juga:  Lomba Menembak Kodam Iskandar Muda Jadi Ajang Siapkan Bibit Atlet PON 2020 Papua

Lebih lanjut , Zain Noval mengatakan, terbangunnya MCC ini merupakan kerjasama Pemko Medan dengan Hiksvision Digital Teknologi.

“Jadi memang secara e-katalog mereka pemenang dan beliau sangat support dengan apa yang kita inginkan. Dan coaching dan pelatihan dari Hikvision banyak membantu para operator kita. Harusnya kita mengeluarkan anggaran untuk biaya pelatihan namun karena Hikvision membantu kita menjadi lebih hemat,” paparnya.

Maxwell Wang, Regional Sales Projects Manager-Medan-Sumatera Utara melalui Budi Kurniawan-Presales Engineer Hikvision branch Medan-Sumatera Utara mengatakan, produk Hikvision yang digunakan di MCC yakni video wall memiliki keunggulan daya tahan 20 x 47 bisa dipakai 6 sampai 7 tahun.

“Ini bukan TV biasa. Jadi memang di-set dengan industrial grade. Jadi bisa 2 x 47, jadi sangat awet dan bisa juga connect dengan CCTV misalnya ada CCTV di indoor di sini maupun di kota Medan selagi bisa dikonfigurasikan maka akan dapat dilihat di layar MCC,” paparnya.

Baca juga:  Lomba Menembak Kodam Iskandar Muda Jadi Ajang Siapkan Bibit Atlet PON 2020 Papua

Produk lainnya adalah Face Terminal, merupakan alat untuk absensi memasuki ruangan MCC. Ruangan MCC tidak bisa dimasuki oleh sembarang orang selain dari pada yang berkepentingan yakni, walikota, wakil walikota, sekda, Kadis Kominfo dan 12 operatornya.

Sementara itu, dia menambahkan,  MCC merupakan pemanfaatan teknologi dan informasi dalam menciptakan keamanan dan kenyamaan masyarakat yang saat ini menjadi kebutuhan pokok di kota-kota besar. Dengan ini Hikvision selalu siap menjadi mitra dalam bidang teknologi untuk mendukung kebutuhan tersebut.

“Command Center atau Pusat Data ini memiliki arti dan fungsi penting untuk menata, memantau dan menyiapkan proses penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel berbasis teknologi informasi dan komunikasi,” pungkasnya.(Syukri Amal)

Komentar Facebook



Loading...
To Top