Nusantara

Dihukum 14 Tahun Penjara Kasus 1 Kg Sabu, Martunis: Saya Ikhlas

Martunis (peci putih) saat mendengarkan vonis yang dibacakan majelis hakim yang diketuai Ahmad Sayuti.(istimewa)

PUBLIKA.CO.ID – Warga Aceh, terdakwa peredaran sabu 1 Kg, Martunis, tertunduk saat hakim membacakan vonis terhadapnya, di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Majelis hakim yang diketahui Ahmad Sayuti, memvonis Martunis dengan pidana penjara 14 tahun. “Mengadili terdakwa Martunis dengan pidana penjara selama 14 tahun, Denda Rp 1 Miliar Subsider 6 bulan kurungan, menetapkan masa tahanan seluruhnya dikurangkan dengan masa hukuman yang sudah dilalui terdakwa,” ujar hakim Ahmad Sayuti, Rabu (9/1) di ruang sidang Cakra 2 PN Medan.

Hakim Ahmad Sayuti juga mengatakan perbuatan Martunis terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana narkotika dalam Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Baca juga:  Lomba Menembak Kodam Iskandar Muda Jadi Ajang Siapkan Bibit Atlet PON 2020 Papua

“Terima Pak Hakim,” ujar Martunis. Usai sidang, dia mengaku tak bisa berbuat apa-apa lagi selain berdoa. “Udah lah bang, cukup ini. Saya sudah gak punya apa-apa lagi. Saya hanya ingin bertaubat banyak-banyak berdoa kepada Allah,” ucapnya.

Dia mengaku menyesali lantaran hukuman itu akan menjauhkan dirinya kepada anak semata wayangnya di Lhokseumawe.

“Sempat ketemu waktu saya ditahan di Polrestabes Medan, tapi itu kemarin dan sekarang udah gak ketemu lagi sama anak saya yang 3 tahun itu. Masih kecil-kecil,” ujarnya mengenang.

Sementara itu,  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Ainun juga menerima putusan  yang sama dengan tuntutan yang disampaikan sebelumnya. “Kepada saya dia mengaku selama ini merantau dan berjualan di warung kopi dekat RS Elisabeth, Jalan Imam Bonjol, Medan. Tapi saya tidak pribadi dia,” ucap JPU Nur Ainun.

Baca juga:  Lomba Menembak Kodam Iskandar Muda Jadi Ajang Siapkan Bibit Atlet PON 2020 Papua

Sebelumnya dalam dakwaan JPU, disebutkan terdakwa Martunis yang berteman dengan Surya (buron), pada Juni 2018 bertemu di sebuah warung. Terdakwa ditawarkan Surya untuk mengambil sabu-sabu tersebut dengan upah Rp5 juta.

Iming-iming itu membuat terdakwa tergiur dan menyetujuinya. Tak lama seorang pria menghubungi terdakwa dan menyuruh untuk menjemput sabu itu.

Terdakwa pergi menemui pria tersebut di Jalan Gajah Mada Medan dan menerima satu bungkus plastik besar berisi sabu yang dimaksud. Terdakwa kemudian membawa dan menyimpan sabu tersebut di dalam lemari pakaian rumah kontrakannya, Jalan Pacar No. 6 A Kelurahan Hamdan, Medan Kota.

Baca juga:  Lomba Menembak Kodam Iskandar Muda Jadi Ajang Siapkan Bibit Atlet PON 2020 Papua

Kemudian, petugas kepolisian dari Satres Narkoba Polrestabes Medan yang mendapat informasi, melakukan penggerebekan ke rumah kontrakan terdakwa. Saat tiba, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa.

Dari penggrebekan itu, polisi menyita satu plastik besar berisi sabu seberat 1 kg. Selanjutnya, terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Kantor Satres Narkoba Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.(Syukri Amal)

Komentar Facebook



Loading...
To Top