Peristiwa

Deportasi 30 WN Bangladesh, Imigrasi Belawan: Biaya Ditanggung Pemerintah Bangladesh

Warga Negara Bangladesh yang dideportasi Kantor Imigrasi Belawan.(istimewa)

PUBLIKA.CO.ID – Kantor Imigrasi Belawan mendeportasi 30 Warga Negara (WN) Bangladesh ke negaranya dalam dua tahap mulai Jumat (11/1) hingga Sabtu (12/1). Masing-masing tahap, sebanyak 15 WN Bangladesh dipulangkan.

Hal itu disampaikan Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Belawan, Viktor Manurung, Jumat (11/1). “Tahap pertama, sebanyak 15 orang dipulangkan hari ini (Jumat 11/1/2019) melalui Bandara Kualanamu. Mereka diterbangkan ke negaranya pukul 17.00 WIB  menggunakan pesawat Batik Air. Sisanya dipulangkan Sabtu (12/1/2019),” ujar Viktor Manurung.

Viktor mengatakan, ke WN Bangladesh yang tinggal tanpa izin di Indonesia ditanggung oleh Pemerintah Bangladesh.  “Sudah sejak awal, saat mereka dititipkan Polda Sumut kesini kita langsung koordinasikan Pemerintah Bangladesh melalui Kedubes (kedutaan besar). Makanya pemulangan ini ditanggung seluruhnya oleh Pemerintah Banglades, jadi bukan uang negara kita lagi,” ucap Viktor.

Baca juga:  Dinilai Terbukti Lakukan Penipuan Rp545 Juta, Pensiunan BI Divonis 3 Tahun Penjara

Dia menjelaskan ke 30 WN Bangladesh ini merupakan titipan dari Polda Sumut yang sebelumnya berencana memasuki negara Malaysia dengan cara menyelinap melalui perairan laut Indonesia atau tepatnya perairan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara.

Ke 30 orang tersebut masuk bebas visa ke Indonesia berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 21 tahun 2016 yang menyebutkan warga negara asing seperti Bangladesh bebas kunjungi Indonesia tanpa visa dalam waktu tertentu.

Baca juga:  Napi Jaringan Sabu 73 Kg Penghuni Lapas Tanjung Gusta Diserahkan ke BNN

“Informasi awal kita terima dari Polda Sumut, mereka ini masuk ke Indonesia atas arahan agen. Agen tersebut berupaya memasukkan mereka ke Malaysia melalui jalur laut Indonesia. Soal siapa Agen tersebut, itu wilayah Polda. kita gak tahu,” ungkap Viktor.

Sementara itu kata Viktor, saat ini Rudenim Belawan masih menampung sejumlah WNA Ilegal yang bermasalah. Ia menguraikan bahwa WNA tersebut di antaranya berasal dari WN Myanmar, 32 orang, satu WN India, satu WN Iran, satu WN Amerika Serikat, dua WN Thailand dan satu WN dan Srilanka.

Baca juga:  Napi Jaringan Sabu 73 Kg Penghuni Lapas Tanjung Gusta Diserahkan ke BNN

Sekadar informasi, Rudenim Belawan telah memulangkan 125 WNA dari berbagai negara sepanjang tahun 2018. Kepada sejumlah WNA yang sudah dideportasi dari Indonesia, Viktor melanjutkan keterangannya bahwa semuanya akan dicekal sehingga tidak boleh lagi masuk ke Indonesia dalam waktu enam bulan setelah deportasi.(Syukri Amal)

Komentar Facebook



Loading...
To Top