OLAHRAGA

Ini Kronologi Penunjukan Abdul Rahman Gurning CS Sebagai Tim Pelatih PSMS Medan

Pelatih anyar PSMS Medan, Abdul Rahman Gurning.(istimewa)

PUBLIKA.CO.ID – Teka-teki siapa pelatih yang bakal menakhodai PSMS Medan untuk mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2019 terjawab sudah. Manajemen PSMS Medan resmi menunjuk Abdul Rahman Gurning sebagai pelatih kepala PSMS Medan.

Pria yang sebelumnya pernah menjadi pemain dan pelatih PSMS Medan itu akan dibantu Edy Syahputra sebagai asisten dan Sugiar sebagai pelatih penjaga gawang.

Namun, ada yang menarik pada proses perekrutan tiga nama tersebut. Untuk diketahui, manajemen PSMS Medan mengaku tidak ujug-ujug melakukan perekrutan, namun meminta saran dari sejumlah pihak. Pembina PSMS Medan, Kodrat Shah, mengatakan, sebelum memutuskan merekrut ketiga nama itu pihaknya meminta saran dari beberapa mantan pemain PSMS era 70-80 an.

Baca juga:  Lomba Menembak Kodam Iskandar Muda Jadi Ajang Siapkan Bibit Atlet PON 2020 Papua

Didampingi Julius Raja yang sebelumnya menjabat Sekretaris Umum PSMS Medan di Medan Club, Selasa (14/1) sore, dia mengatakan, sejumlah mantan pemain PSMS dilibatkan untuk perekrutan  tersebut.

“Kami tetapkan Abdul Rahman Gurning sebagai pelatih kepala dan Edy Syahputra sebagai asisten. Lalu Sugiar kita tetapkan sebagai pelatih kiper. Untuk pelatih fisik dan staf-staf lainnya menyusul. Dan keputusan ini diambil bersama para mantan pemain seperti Nobon (Kayamudin), Tumsila, Parlian Siagian dan lainnya,” ucapnya.

Baca juga:  Lomba Menembak Kodam Iskandar Muda Jadi Ajang Siapkan Bibit Atlet PON 2020 Papua

Selain itu dia mengatakan, pemilihan ketiga nama tersebut berdasarkan sejumlah pertimbangan mulai dari pengalaman, lisensi, dan sebagainya.

Kodrat menambahkan, pihaknya akan mulai menggelar  seleksi terbuka dalam pekan ini. “Materi pemainnya 80 persen putra daerah (Sumut) dan penyeleksiannya tidak hanya melibatkan staf pelatih, tapi juga para mantan pemain PSMS,” tegasnya.

Siapa-siapa saja pemain sebelumnya yang akan dipanggil lagi memperkuat PSMS Medan, belum bisa diketahui. “Sejauh ini sudah ada 10 pemain lama yang sudah keluar dari tim termasuk di dalamnya pemain asing. Sedangkan sisanya masih belum menentukan sikap,” ungkapnya.

Baca juga:  Lomba Menembak Kodam Iskandar Muda Jadi Ajang Siapkan Bibit Atlet PON 2020 Papua

Selain staf pelatih, lanjut Kodrat, dalam kesempatan itu pihaknya juga menetapkan sejumlah pengurus klub. Wajah-wajah lama masih menjadi sebagai pengurus seperti Dhody Thahrir (CEO), Julius Raja (Sekretaris).

“Sebagian besar kita pertahankan (pengurus) dan sebagian ada yang baru, seperti manajer yang akan diganti. Sejauh ini, kita tunjuk Mulyadi Simatupang sebagai penanggung jawab tim. Untuk manajer menyusul,” pungkasnya.(Syukri Amal)

Komentar Facebook



Loading...
To Top