Millenia

Di Museum Kota Bandung Bisa Belajar Sejarah Sambil Berwisata

Museum Kota Bandung/infobdg.com

PUBLIKA.CO.ID – Masyarakat yang baik adalah yang tidak melupakan sejarah. Namun terkadang, banyak orang yang jenuh dalam menjaga sejarah. Jangankan menjaga, untuk sekedar menikmati dan mencari tahu sejarah saja banyak orang yang merasa jenuh.

Loading...

Namun berbeda dengan di Kota Bandung, pemerintahnya mampu mengemas berbagai informasi sejarah di Museum Kota Bandung dengan gaya yang sangat menarik dan kekinian, sehingga masyarakat antusias untuk mempelajarinya.

Museum Kota Bandung/infobdg.com

Tidak hanya sekedar untuk mempelajari sejarah, museum tersebut juga menjadi tempat wisata baru, baik bagi masyarakat Bandung maupun dari kota-kota yang berdekatan.

Baca juga:  Prilly Latuconsina Kaget Saat Tiba-tiba Kevin Bilang ''Will I Marry You, Prilly?"

Museum yang diresmikan pada 31 Oktober 2018 lalu ini terletak di Jalan Aceh, Kota Bandung. Hingga saat ini, meski terhitung baru selesai direnovasi ke dalam konsep yang menarik, Museum Kota Bandung telah dikunjungi banyak warga.

Museum Kota Bandung/infobdg.com

Arsitektur bangunan yang bergaya tahun 1920-an itu turut menjadi daya tarik masyarakat untuk berwisata sambil mempelajari sejarah di sana.

Museum Kota Bandung/infobdg.com

Dikutip dari infobdg.com, konsep Museum Kota Bandung sangat unik dibandingkan dengan museum-museum lainnya yang ada di Indonesia. Tampilan di dalam museum difokuskan pada aspek visual dan pengemasan yang modern. Informasi sejarah yang terdapat di sana jadi semakin mudah untuk dipahami pengunjung.

Baca juga:  One Day Touring, Komunitas Captiva Sumut-Aceh Promosikan The Yo's Hill Stabat

“Digagas pada tahun 2015, yang diketuai oleh Hermawan Rianto, Museum Kota Bandung terlahir untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya yang membentuk kultur kehidupan masyarakat di Kota Bandung. Data-data yang dikumpulkan berupa foto dan video didapatkan dari perpustakaan nasional, arsip nasional, arsip dari perpustakaan KITLV (Konunklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde) di Leiden, Belanda beserta Vollective Tropenmuseum Belanda, dan sumber lainnya,” tulis infobdg.com.

Baca juga:  Nike Diancam Boikot Pasca Luncurkan Produk Hijab, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook

To Top