Samsir Pohan Ketua KNPI Sumut 2019-2022

MEDAN – Samsir Pohan yang merupakan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD KNPI Sumatera Utara.

Loading...

Samsir mendapat dukungan suara bulat dari seluruh utusan peserta pada pleno yang dilakukan oleh pimpinan sidang, Senin (30/9/2019) malam.

Pada sambutan pascaterpilih memimpin organisasi yang menanungi kepemudaan dan kemahasiswaan di Sumatera Utara, Samsir menyampaikan terima kasihnya kepada semua peserta.

Ia berjanji akan melaksanakan program-program kepemudaan secara baik dan benar-benar bermanfaat bagi khalayak.

Sebelumnya, Sekjen DPP KNPI Jackson Kumaat menegaskan Musda KNPI Sumutmomentum menyatukan kepemudaan dan kemahasiswaan yang ada.

“Kita sudah berkordinasi dengan Kemendagri, Kemenporan Kemenkum HAM. Dalam Rakernas DPP KNPI tahun ini nanti akan dibahas penyatuan KNPI ini. Kita adalah yang sah terpilih secara demokratis dalam kongres KNPI Desember 2018,” tegas Jackson.

Baca juga:  Jokowi Panggil Bahlil Lahadalia

Jackson menegaskan dirinya menjadi saksi ddmokratisnya kongres tersebut. Bahkan dirinya menjadi salahsatu kandidat Ketum KNPI bersama Haris Pertama dan Noer Fajriyansyah.

“Pada kongres saya akhirnya berkoalisi dengan Haris Pertama. Terpilihlah Haris Pertama dengan 84 suara atas Noer Fajriyansyah yang 82 suara,” kata Jackson.

Untuk itu, dia meyakinkan bahwa peserta yang hadir di Musda KNPI Sumut di Asrama Haji Medan 2019 sudah pada tahapan yang benar.

“Kawan-kawan yang hadir di sini sudah benar. Kita patuh terhadap organisasi. Sebab kebenaran akan menang. Bersama kita menjaga KNPI ini demi keutuhan NKRI. Mudah-mudahan kita akan menyatu setelah Rakernas nanti,” kata Jackson.

Jackson pun mengapresiasi Ketua DPD KNPI Sumut Sugiat Santoso yang telah melakukan awal regenerasi yang baik bagi KNPI Sumut.

Baca juga:  PSMS Lolos Babak 8 Besar

“Bung Sugiat ini petarung sejati. Selama 4 tahun tanpa APBD bisa menakhodai KNPI Sumut dengan sangat baik,” tukas Jackson.

Sementara Ketua DPD KNPI Sumut Sugiat Santoso mengatakan perbedaan merupakan hal biasa dalam dinamika berorganisasi.

“Perbedaan ini dinamika yang tak bisa memutus persahabatan,” tegas Sugiat.

Sugiat Santoso menegaskan dirinya tetap berpatokan pada AD/ART organisasi dan kongres KNPI yang dimenangkan secara demokratis oleh Haris Pertama.

Pada kongres yang demokratis, Haris Pertama menang dua suara atas Noer Fajriansyah. Namun di tengah jalan Noer Fajriansyah menggelar kongres sendiri dan lebih duluan mengurus SK Menkum HAM.

“DPD KNPI Sumut sebagai perekom pertama Ketum DPP KNPI Haris Pertama tetap berpedoman pada AD/ART. Jadi saya tetap berpedoman pada kongres yang sah Haris Pertama, bukan berpedoman pada SK Kemenkum HAM yang dikantongi Noer Fajriansyah,” kata Sugiat.

Baca juga:  Medan Diguncang Gempa

Ketua Panitia Alimnur Nasution menyampaikan Musda KNPI Sumut digelar pada 30 September 2019 ini sesuai hasil Rapimda KNPI Sumut pada Agustus 2019 kemarin.

Hadir pada pembukaan Musda yakni pemilik suara di KNPI Sumut antara lain, seperti Badko HMI, Ikatan Pemuda Karya, GMNI, PMKRI, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia, FKPPI, Pemuda Panca Marga, Pemuda Muhammadiyah, PW Ansor, BMI Sumut, HPPI, AMD, GMD, Fokusmaker, GPII, Pemuda Lira, TMP Sumut, AMII, PPM, Bakerda Sumut, Garda Bangsa, Gema Budhis serta Pemuda Panca Marga dan DPD II KNPI Kabupaten/Kota.

Hadir juga Kapolda Sumut diwakili Dir Binmas, Pangdam I/BB diwakili Kapendam, Senior AMPI Amas Muda Siregar dan unsur Forkopimda lainnya.

Loading...

Komentar Facebook