Headlines

Enam Daerah Terancam Gagal Gelar Pilkada

MEDAN – Sebanyak enam kabupaten/kota di Provinsi Sumatra Utara, berpeluang gagal ikutserta dalam penyelenggaraan Pilkada serentak di tahun 2020 mendatang. Kondisi itu terjadi akibat ketiadaan biaya.

Loading...

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara, Herdensi Adnin, menyebutkan, keenam daerah tersebut adalah Kota Tanjungbalai, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Serdangbedagai, Kabupaten Karo, Kabupaten Nias Selatan dan Kota Gunungsitoli.

“Keenam daerah itu belum menandatangani NPHD sampai hari ini,” ujarnya, Senin (7/10).

Dia jelaskan, hari ini pemda dan KPU dari keenam daerah itu menemui Kementerian Dalam Negeri untuk meminta arahan mengenai penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Secara sederhana, NPHD merupakan dokumen yang harus ditandatangani pemda dan penyelenggara Pemilu untuk mencairkan dana pembiayaan Pilkada.

Baca juga:  Airlangga Berharap KNPI Jaga Konstalasi Politik Indonesia

Keenam pemda umumnya belum mau meneken NPHD dengan alasan jumlah anggaran yang diajukan lebih besar dari kemampuan keuangan daerah. Padahal sesuai aturan, NPHD untuk Pilkada 2020 harus diteken selambatnya pada 1 Oktober 2019.

Pada perkembangan sebelumnya, kata Herdensi, Kota Medan dan Pakpak Bharat sudah meneken NPHD meski molor, yakni pada 4 Oktober 2019. Namun enam daerah lain di atas sampai hari ini belum menyelesaikannya.

Baca juga:  Kualifikasi MotoGP Thailand: Quartararo Rebut Pole

Menurut dia, belum selesainya penandatanganan dokumen tersebut tidak terlalu berdampak terhadap pelaksanaan tahapan pilkada, sampai dengan 1 November 2019. Namun berbeda kondisinya bila sampai dengan tanggal itu NPHD belum diteken.

Itu karena pada tanggal 26 Oktober 2019 KPU kabupaten/kota akan melakukan tahapan penetapan jumlah dukungan calon perseorangan. KPU kabupaten/kota tidak dapat melaksanakan tahapan pilkada bila pemerintah daerah tidak memberikan anggaran.

“Kalau NPHD tidak diteken juga sampai 1 November, tahapan pilkada bukan saja molor, tetapi bahkan pilkadanya terancam batal,” tegas dia.

Baca juga:  PSMS TAHAN BLITAR BANDUNG UNITED 1 – 1

Adapun kontestasi pilkada serentak pada 2020 akan digelar di 17 kabupaten dan 6 kota di Sumut. Mereka adalah Kabupaten Tapanuli Selatan, Nias, Karo, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Toba Samosir dan Mandailing Natal.

Kemudian Kabupaten Nias Selatan, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir, Serdangbedagai, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Nias Utara dan Nias Barat. Lalu di Kota Medan, Pematangsiantar, Sibolga, Tanjungbalai, Binjai serta Gunungsitoli.

Loading...

Komentar Facebook

To Top