Ayam Kinantan Siap Tempur

MEDAN, PUBLIKA.CO.ID – Laga sarat gengsi antara PSMS Medan dan Persik Kediri pada babak 8 besar liga 2 2019 group Y sore ini Minggu (10/11/2019) di Stadion Jakabaring Palembang akan mempertemukan dua klub yang pernah memiliki nama besar dan sejarah panjang di pentas liga Indonesia.

Loading...

Bagi PSMS, kemenangan dipatok sebagai harga mati untuk mempermudah peluang lolos ke babak selanjutntya. Sementara jika meraih hasil imbang atau bahkan kalah akan membuat peluang klub  kebanggan kota Medan tersebut  untuk lolos ke babak semifinal menjadi berat.

Baca juga:  Hadapi Solok FC, Medan Utama Tekad Habis-Habisan Demi Tiket 32 Besar

Pelatih kepala PSMS Medan, Jafri Sastra menyebut kondisi skuatnya saat ini semakin baik menjelang bentrok melawan Persik Kediri. Jafri optimis anak asuhnya akan mampu meraih 3 point pada laga nanti.

“Saat ini semua pemain sudah berlatih (gabung), tinggal Rendi (Saputra) saja yang belum. Kondisi dia sudah baik, hanya tinggal terapi saja (dari cedera sekitar lutut),” kata Jafri Sastra.

Sementara pelatih fisik PSMS, Budi Kurnia menyebut, kondisi fisik Legimin Raharjo dkk saat ini sudah lebih baik selama jeda beberapa pekan kemarin.

Baca juga:  55 Mahasiswa Medan Diamankan Polisi

“Kalau bicara kondisi fisik kita siap, karena kita telah mempersiapkan latihan fisik sebelum berangkat saat di Medan (selama jeda usai babak penyisihan),” kata Budi.

Eks pelatih fisik PSIS Semarang itu menyebut, secara kasat mata kondisi para penggawa PSMS semakin meningkat meski tidak bisa diungkapkan berapa banyak naik persentasenya.

“Untuk fisik pastinya kita meningkat, persentasenya susah dibilang. Tapi yang penting anak-anak sudah siap, karena setelah babak penyisihan kemarin kita langsung full latihan fisik,” ungkapnya.

“Kondisi fisik semua pemain sudah oke, hanya Rendi saja yang belum siap. Namun untuk peluang dia main nanti balik ke Rendi sama tergantung kebutuhan head coach,” tambahnya.

Baca juga:  Bamsoet Terpilih Jadi Ketua MPR secara Aklamasi

Lebih lanjut Budi menyebut, selama babak 8 besar pihaknya tidak ada lagi menggenjot fisik pemain, hanya sekedar latihan fisik ringan untuk mempertahankan kondisi fisik para pemain.

“Jadi kita hanya maintenance, pertahankan yang sudah saja. Karena mendekati pertandingan itu sudah tidak ada latihan fisik lagi yang berlebihan,” pungkasnya. (*)

Loading...

Komentar Facebook