Pemain Jadi Wasit, DPR Lempar Wacana Anggota Parpol Jadi Komisioner KPU

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Jakarta – Wacana agar anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) berasal dari partai politik dimunculkan dari DPR RI lewat Pansus RUU Pemilu. Diusulkan agar dalam struktur komisioner KPU ke depan, unsur dari parpol disertakan demi meminimalisir kecurangan oleh penyelenggara pemilu.

Loading...

Seperti disampaikan Wakil Ketua Pansus dari Fraksi PAN, Yandri Susanto, usulan itu muncul karena melihat praktik di Jerman. Di negara itu, ada delapan orang anggota komisi penyelenggara pemilu berlatar belakang partai politik dan dua orang hakim yang mengawal bila ada sengketa.

“Kalau KPU dari partai politik, di situlah semua saling menjaga. Tak mungkin ada kecurangan karena pasti ketahuan,” kata Yandri, Rabu (22/3).

Ketua Pansus RUU Pemilu Lukman Edy dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga mengakui berkembangnya wacana itu. Fakta soal praktik keterlibatan parpol di penyelenggara pemilu merupakan hasil laporan kunjungan kerja Pansus ke Meksiko dan Jerman beberapa waktu lalu.

Sebenarnya, Indonesia sudah pernah mewujudkan anggota KPU dari latar belakang partai politik. Itu terjadi di Pemilu 1999 lalu. Selain dari 48 parpol peserta pemilu saat itu, KPU juga diisi unsur pemerintahan. Ketua KPU saat itu adalah menteri dalam negeri.

Lukman Edy mengakui saat ini ada dua opsi yang berkembang diantara anggota Pansus sebagai wacana. Yakni adanya anggota parpol yang langsung menjadi komisioner KPU atau sistem dimungkinkan untuk hadirnya perwakilan partai politik dalam pleno pengambilan keputusan KPU.

Sumber: BeritaSatu.com

Loading...

Komentar Facebook