Teknik Lipat Kertas dalam Koleksi Abstrak Amanda Rahardjo

Koleksinya menampilkan sisi maskulin.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Jakarta – Desainer muda Amanda Rahardjo meluncurkan koleksi Spring/Summer 2017 di ajang Plaza Indonesia Fashion Week (PIFW) 2017. Bertajuk outline, Amanda terinspirasi dari buku anak kecil.

Loading...

Dalam potongannya, Amanda menciptakan titik-titik dengan garis-garis yang tidak terputus dan teknik melipat kertas. Sang perancang juga menggunakan teknik menggambar, dengan garisnya tidak terputus dan membentuk siluet bajunya.

Sang perancang mencoba mendefinisikan ulang ideologi ready to wear dengan gaya yang sedikit abstrak. Tidak hanya itu, Amanda sedikit memberikan sentuhan maskulin dalam koleksinya.

“Kali ini koleksinya lebih abstrak dengan menampilkan sisi maskulin. Semua koleksinya ada 24 looks terdiri dari busana ready to wear,” ujar Amanda kepada VIVA.co.id.

Dia menuturkan bahwa garis rancangannya lebih luwes, karena bereksperimen dengan tingkah laku natural layaknya sebuah kertas dilipat-lipat. Lipatan kertas tersebut diterjemahkan melalui patron-patron baju yang rumit.

Sementara itu, Amanda juga mencoba untuk mengambil essence dari pakaian kerja wanita yang konvensional dan mengangkatnya dengan memasukkan ide-ide baru. Beberapa item fesyen yang ditampilkan, seperti blazer, celana dan blus dalam palet warna abu-abu, biru tua, serta biru muda.

“Saya juga terinspirasi pada baju kerja pria seperti blazer. Untuk warnanya, saya memilih palet abu-abu, biru tua, dan biru muda,” ucapnya.

SUMBER: VIVA.CO.ID

Loading...

Komentar Facebook