Demo Soal Tanah Di Sumut, Massa Sebut “Asing” dan “Aseng” Berkuasa

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA- Ratusan masa aksi dari kelompok Petani yang tergabung dalam Forum Rakyat Bersatu (FRB) menggeruduk kantor Kanwil BPN Sumut. Dalam orasinya, pimpinan aksi sekaligus Ketua DPP FRB, Rabualam meminta menteri agraria mencopot Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut, bila tak mampu menyelesaikan persoalan pertanahan di Sumut.

Loading...

“Inilah kantor yang membuat permasalahan konflik agraria di sumatera utara tidak pernah terselesaikan. BPN Sumatera hanya memfasilitasi mafia tanah untuk berinvestasi, sementara permasalahan rakyat tidak pernah terselesaikan. Kita minta Menteri Agraria mencopot kepala BPN Sumut,” kata Rabualam di depan kantor BPN Sumut, Kamis (12/4/2018).

Dia menambahkan, selama ini tanah di sumatera utara menurut catatan Komnas HAM, hampir 70% tanah di Sumut dikuasai oleh “asing” dan “aseng”. Sementara rakyat tinggal di pinggir rel kereta api, tinggal di lahan-lahan pinggiran.

“Asing dan aseng berkuasa di sumatera utara, BPN sebagai fasilitator selalu menjadikan asing dan aseng sebagai “anak emas”. Menurut data Komnas HAM hampir 70% tanah di sumut, dikuasai oleh asing,” ujarnya. (*)

Loading...

Komentar Facebook