Diduga Batalkan Pengajian Ustadz Somad, Pertamina Diancam Dipolisikan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA- Rencana Pertamina divre Sumut menghadirkan Ustad Abdul Somad (UAS) untuk mengisi pengajian rutin dalam acara Isra’ Mi’raj santer berhembus kabar dibatalkan oleh Pertamina karena adanya intervensi pusat. Sontak hal itu mendapat reaksi dari berbagai kalangan umat islam.

Loading...

Salah satunya perwakilan Forum Umat Islam (FUI) Sumut. Beberapa perwakilan dari FUI mendatangi kantor Pertamina yang berada di Jalan Putri Hijau, Medan. Kedatangan mereka meminta klarifikasi atas kabar jika pihak pertamina membatalkan pengajian UAS dengan alasan intervensi pusat.

“Bahwa dari reaksi umat atas kabar pembatalan pengajian UAS ini kami mendatangi kantor pertamina, guna menanyakan klarifikasi. Dari hasil pertemuan tadi, pihak pertamina menyatakan bukan membatalkan tapi menunda jadwal pengajian untuk UAS,” kata perwakilan FUI Indra Suheri usai pertemuan dengan pihak pertamina, Jumat (13/4/2018).

Dia menambahkan, pihak pertamina menyatakan akan menjadi pelopor dakwah di sumut, untuk itu akan di jadwalkan kembali waktu untuk menggelar acara yang lebih representif lagi kedepan.

“Pihak pertamina sudah menyatakan komitmen bahwa agenda pengajian ust. Abdul Somad bukan di batalkan, apalagi karena ada intervensi pusat, tapi di tunda. Namun pihak pertamina akan mempelopori pengajian-pengajian untuk umat nantinya,” ujar Indra Suheri.

Dia juga berharap kedepan tidak terjadi lagi upaya-upaya pelarangan terhadap dakwah agama di indonesia. Meski sekalipun itu adalah gawaian internal BUMN sekelas Pertamina.

Disinggung soal apa langkah FUI kedepan, Indra Suheri mengatakan akan mengawal komitmen dari pertamina yang akan menggelar pengajian UAS kepada umat.

“Kita akan menunggu komitmen yang disampaikan pertamina bahwa bersedia menjadi pelopor untuk menghadirkan UAS. Kita tadi usulkan digelar di Mesjid Raudatul Islam. Namun jika komitmen itu kemudian hanya sebagai ucapan saja maka FUI akan mengambil langkah hukum,” ungkap Indra Suheri.

Dari pertemuan tadi, pihak pertamina akan menjadi pelopor dan mendukung dakwah Abdul Somad. Untuk saat ini kita bisa menerima klarifikasi dari mereka. Bila itu hanya sekedar ucapan maka ini kita anggap sebagai perilaku merendahkan ulama dan ini pelanggaran HAM. (*)

Loading...

Komentar Facebook