Kasus Suap Mantan Gubernur Sumut Berlanjut, 22 Saksi Digilir KPK

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Kasus Suap Mantan Gubernur Sumut Berlanjut, 22 Saksi Digilir KPK

Loading...

PUBLIKA- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil sebanyak 22 orang saksi terhadap 38 orang anggota dan mantan anggota DPRD Sumut yang telah ditetapkan sebagai tersangka, Senin (16/4/2018).

Hal ini merupakan kelanjutan dari pemeriksaan terhadap sekitar 50 saksi sebelumnya.

Pemeriksaan yang dilakukan di Mako Brimobda Sumut ini terkait kasus penerimaan suap dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.

“Hari ini penyidik KPK akan melakukan pemeriksaan terhadap 22 saksi yang merupakan anggota DPRD Sumut untuk 38 tersangka,” kata Kabiro Humas KPK, Febry Diansyah, dikutip dari tribunnews.comSenin (16/4/2018).

Dalam kasus suap mantan Gubernur Sumut ini, KPK sudah menetapkan sebanyak 38 tersangka yang merupakan anggota dan mantan anggota DPRD Sumut pada 29 maret 2018 lalu.

KPK menduga, dalam kasus suap ini, masing-masing anggota DPRD menerima suap sekitar Rp 300 sampai Rp 350 juta dari gatot.

Uang tersebut digelontorkan Gatot kepada anggota dan mantan anggota DPRD Sumut terkait persetujuan laporan pertanggung jawaban

Pemprov Sumut tahun 2012-2014, persetujuan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah sumut tahun 2013 dan 2014.

Selain itu, suap yang diberikan ini juga terkait pengesahan anggaran belanja daerah sumut tahun 2014 dan 2015.

Pantauan saat ini di Mako Brimobda Polda Sumut, beberapa saksi sudah berada didalam ruang pemeriksaan penyidik.

Diantara 22 saksi yang rencananya akan diperiksa KPK, hanya beberapa yang terpantau, diantaranya Sutrisno Pangaribuan, Meilizar Latief yang datang mengenakan pakaian hitam bercorak bunga biru di lengan. (*)

Loading...

Komentar Facebook