Bejat, Perampok Bersenjata Sekap Dan Kuras Harta Calon Pengantin

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA- Sepasang kekasih di Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara, diduga menjadi korban perampokan. Bahkan, mereka sempat dianiaya dan disekap para perampok yang terdiri dari pria bersenjata api dan parang.

Loading...

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (20/4/2018), tepatnya di Desa Paya Bateung. Sementara identitas sepasang kekasih itu adalah Hermansyah (27) warga Desa Sawang Kecamatan Sawang, dan Kartini (34) Cot Usi Kecamatan Muara Batu.

Kepada polisi mereka mengaku telah disekap di sebuah gubuk. Satu unit sepeda motor jenis Yamaha Vixion, tiga unit handphone, dan uang Rp. 5 juta raib dibawa paksa perampok trsebut.

“Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Aceh Utara, pada Sabtu (21/4), setelah dilaporkan ke Polsek (Baktiya Barat),” kata Kapolsek Baktiya Barat Iptu Musa dihubungi di Lhoksukon, Selasa (24/4), dikutip dari Antara.

Peristiwa berawal saat Hermansyah dihubungi seorang pria yang mengaku bernama Aidil, pada Jumat pagi. Aidil adalah teman korban yang baru dikenal sekitar sebulan lalu. Aidil juga sempat memperkenalkan diri bahwa dia tinggal di Kecamatan Lapang, Aceh Utara.

Melalui sambungan telepon selular, Aidil mengatakan kepada Hermansyah bahwa dirinya punya pekerjaan yang dapat mereka kerjakan bersama, dan meminta korban untuk menemuinya.

Kemudian, Hermansyah mengajak Kartini menjumpai Aidil ke kawasan Baktiya Barat, pada Jumat petang. Saat tiba di tempat yang ditentukan, keduanya dijemput Aidil dengan sepeda motor jenis GL Pro tanpa nomor polisi.

Korban kemudian diajak ke pinggir pantai dengan alasan akan mengobrol seputar pekerjaan sambil membakar ikan. Tanpa menaruh curiga, mereka pun menuruti permintan tersebut.

Setiba di sana, beberapa pria lain yang ada di dekat gubuk itu keluar dari semak-semak dan memukul korban dengan tangan dan senjata, selanjutnya merampas hartanya.

Korban mengaku, uang tunai Rp 5 juta yang diambil paksa perampok itu akan dipakai membeli emas untuk mahar pernikahannya dengan Kartini.

Pihak kepolisian juga sempat turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan setelah kasus tersebut dilaporkan. Saat ini kasus sudah ditangani Polres Aceh Utara. (*)

Loading...

Komentar Facebook