Demi Mahasiswa, Ketua Komisi A DPRD Sumut Marah Besar

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

 

PUBLIKA- Aksi yang dilakukan Presidium Dewan Mahasiswa Sumut pada Rabu (25/4/2018), di DPRD Sumut sempat memanas. Pasalnya, mereka mendesak untuk dapat memasuki kantor DPRD Sumut namun tidak diizinkan oleh pihak berwenang. Aksi dorong pagar pun tak terhindari.

Loading...

Melihat amarah mahasiswa semakin memuncak, Ketua Komisi A DPRD Sumut Naezar Djoli dan Wakil Ketua Komisi A Muhri Fauzi Hafiz akhirnya menemui massa di luar pagar dan mendengarkan langsung aspirasi yang disampaikan.

Kepada pimpinan Komisi A itu, orator menjelaskan maksud kedatangan mereka ke DPRD Sumut. Mereka mengatakan, ada dugaan bahwa Kapolda Sumut tidak netral dalam penyelenggaraan Pilgub Sumut 2018.

Belum usai menyampaikan seluruh aspirasi, mahasiswa kembali meminta untuk masuk ke dalam gedung DPRD Sumut.

“Pak tolong bukakan pagarnya, kami jamin kami kondusif. Kami ingin hak atas ini pak, ini rumah kami, rumah rakyat,” teriak salah seorang orator.

Mendengar hal itu, Ketua Komisi A DPRD tiba- tiba marah dan teriak melalui mikrofon.

Teriakan dan amarahnya bukan menuju kepada mahasiswa, tapi kepada pihak-pihak yang tidak ingin membukakan pagar untuk mahasiswa.

“Pak sugeng tolong bukakan pagar ini, saya berani jamin adik-adik mahasiswa tidak akan rusuh,” kata Nezar kepada salah seorang petugas.

“Jangan sempat saya suruh Sekwan memecat anda, tolong bukakan pagar untuk adik-adik mahasiswa ini,” tegas Nezar.

Berkat Ketua Komisi A ini, akhirnya pagar dibuka, mahasiswa pun langsung bertepuk tangan dan masuk ke dalam gedung DPRD Sumut.

“Untuk bukti yang kuat, seperti adanya audio visual tolong berikan kepada kami agar kami dapat periksa dan ditindaklanjuti sebelum tanggal 10 ini,” demikian Nezar. (*)

Loading...

Komentar Facebook