Selain Divonis 5,5 Tahun Penjara, OK Arya Harus Bayar Uang Pengganti Miliaran Rupiah

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA- Setelah berbulan-bulan menjalani proses persidangan, akhirnya mantan Bupati Kabupaten Batu Bara OK Arya Zulkarnain divonis 5,5 tahun penjara, dijatuhi denda Rp. 200 juta subsidair 3 bulan kurangan.

Loading...

Vonis tersebut dijatuhka oleh Hakim Pengadilan Tipikor Medan di PN Medan, Kamis (26/4/2018).

Tak sampai di situ, Ketua Majelis Hakim Wahyu Prasetyo Wibowo juga memutuskan, OK Arya harus membayar uang pengganti (UP) sebesar Rp 5,935 miliar.

Saat membacakan amar putusan, hakim menyebutkan, OK Arya terbukti secara sah dan meyakinkan telah menerima gratifikasi dari rekanan dalam pengerjaan sejumlah proyek senilai Rp. 8,035 miliar di Kabupaten Batu Bara.

Selain OK Arya, Pengadilan Tipikor Medan juga menjatuhkan hukuman pidana selama 4 tahun dan 10 bulan kurungan terhadap terdakwa lain, yaitu mantan Kadis PUPR Kabupaten Batubara, Helman Herdady. Helman juga dikenakan denda sebesar Rp 200 juta sibsidair 3 bulan.

Terdakwa OK Arya dan Penuntut Umum KPK pikir-pikir atas vonis tersebut, sementara Helman Herdady menyatakan menerima putusan itu.

Untuk diketahui, sebelumnya Penuntut Umum KPK menuntut OK Arya 8 tahun penjara denda Rp300 juta subsider 3 bulan kurungan. Sementara Helman Herdady dituntut 7 tahun penjara dan denda sebesar Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan. (*)

Loading...

Komentar Facebook